Selasa, 07 Apr 2020
baliexpress
Home > Bali Under The Moon
icon featured
Bali Under The Moon

The Sarden Rilis 'Soul Fire', Kobarkan Api Cinta Kasih

05 Maret 2020, 20: 28: 47 WIB | editor : Nyoman Suarna

The Sarden Rilis 'Soul Fire', Kobarkan Api Cinta Kasih

API JIWA : The Sarden, usai ajak peduli lingkungan, serukan cinta kasih untuk manusia dan semesta dengan single 'Soul Fire'. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Grup Reggae The Sarden kembali luncurkan single, setelah dua tahun lalu menyerukan agar peduli kebersihan lingkungan lewat single Clean Up. Kali ini, grup yang ditukangi Ajik Mayun (JATT) keyboardist, Sandi Lazuardi (JATT) Sax & bassist, Mang Edix (drummer), Bobi Dinar (vocalist) ini, meluncurkan single bertajuk 'Soul Fire' (Api Jiwa) yang diciptakan Bobi Dinar dan The Sarden.

Menurut Bobi Dinar, misi lagu dari lagu 'Soul Fire' adalah menjaga api jiwa agar tetap menyala, untuk selalu sampaikan cinta kasih yang dititipkan Tuhan bagi semesta dan segala isinya. "Bertutur soal kekuatan, keberanian, cahaya penerang, penyeimbang, juga semangat dalam jiwa adalah Api Jiwa," papar Bobi Dinar di Sanur, Kamis (5/3).

Ditambahkan pria yang juga vokalis grup Bali Blues Brothers ini, kini adalah saat yang tepat untuk saling bergandengan tangan antarumat manusia untuk saling mengasihi dan menjaga alam semesta. "Soul Fire atau Api Jiwa tiap umat manusia yang harus tetap menyala, dan bersama kita bebaskan dunia dengan cinta kasih-Nya," urai Bobi Dinar.

Prinsipnya, lanjut Bobi Dinar, terus berkarya walau sampai saat ini The Sarden belum konsisten meriahkan panggung musik. Video klip 'Soul Fire' yang menurut Bobi Dinar digarap oleh dua orang ganteng, yakni  Sandi Lazuardi dan Wowok Semut Selem ini, disetting di Gig's Studio Munang Maning, Denpasar. Untuk menyelaraskan dengan lagu yang bermakna Api Jiwa, diselipkan juga Tarian Sanghyang Jaran. Dijelaskan Bobi Dibar yang didampingi Jik Mayun, tarian sakral yang ditarikan di luar kesadaran, bermain dengan bara api  ini bertujuan untuk menolak bala, juga  'membersihkan' kembali lingkungan desa, sekaligus mengembalikan semesta harmoni seperti sediakala.

"Kami bangga dengan tari sakral Sanghyang Jaran ini. Jadi, biarkan Api Jiwa tetap menyala dan sampaikan cinta kasih untuk semesta dan umat manusia," pungkasnya.

(bx/rin/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news