Selasa, 07 Apr 2020
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

Pak Oles: Siaga Korona, Jalankan Penanganan Sekala-Niskala

23 Maret 2020, 15: 13: 20 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pak Oles: Siaga Korona, Jalankan Penanganan Sekala-Niskala

Gede Ngurah Wididana alias Pak Oles (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Bali saat ini dalam kondisi tiarap. Status Siaga virus korona sudah disematkan. Semua objek wisata ditutup, pariwisata sudah jatuh. Yang mesti dilakukan adalah bersatu untuk bisa segara lepas dari cobaan ini.

 

Menurut I Gede Ngurah Wididana alias Pak Oles, selama ini masih simpang siur masalah virus korona. Banyak informasi hoax yang kemudian membuat gaduh, selanjutnya bisa diklarifikasi untuk dipastikan itu kabar palsu. Masalahnya kabar yang benar atau asli, juga kena imbas. Dianggap juga kabar palsu. “Ini yang membuat masyarakat seperti mengira bahwa virus korona tidak terlalu berbahaya. Belakangan baru menyadari, ternyata sangat mengerikan, hingga membuat sedikit kalut,” jelas politisi asal Bengkel, Buleleng ini.

Bagi politisi Partai Demokrat ini, memang ada tugas tambahan dalam penanganan masalah ini. Pemerintah wajib menyiapkan tim khusus untuk terus memberikan informasi terbaru, sekaligus juga menangkal informasi yang menyesatkan. Sehingga masyarakat teredukasi dengan langkah dan cara tepat dalam situasi saat ini.

Tak hanya itu, masyarakat juga semestinya tidak lagi ada sibuk berdebat. Laksanakan himbauan, arahan pemerintah dan instruksi yang sudah disampaikan. “Jangan lagi berdebat, jangan lagi merasa hebat sendiri. Laksanakan instruksi pemerintah, kalau memang kurang beraktivitas keluar yang di rumah,” imbuh Ketua Bapilu DPD Demokrat Bali ini.

Tak hanya itu, dalam situasi semua objek wisata tutup, aktivitas pariwisata tiarap, Nyepi tanpa ogoh-ogoh, melasti hanya maksimal 25 orang. Kemudian semua mesti lebih khusuk menjalani Catur Brata Penyepian. Dengan harapan, nantinya bisa wabah ini segera berlalu. “Momentum Nyepi gunakan dengan sangat khusuk. Agar wabah ini segera berlalu,” sambung mantan Calon Wakil Gubernur Bali ini.

Dan yang terpenting, sampai saat ini Bali dikenal sebagai pulau dewata. Semua pihak khusus pemerintah juga mesti menempuh jalur niskala dalam penanganan kasus ini. Selain memang jalur sekala sudah dilaksanakan. Karena apapun itu, kekuatan alam Bali, kekuatan Bali sebagai Pulau Dewata kita yakini bersama. “Jalankan proses penanganan secara sekala-niskala. Semoga badai segara berlalu,” pungkas alumnus Faculty of Agriculture Universitas of The Ryukyus Jepang ini.

(bx/art/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news