Selasa, 07 Apr 2020
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Terkait Kasus Korupsi, Mantan Taekwondoin Badung Berikan Keterangan

23 Maret 2020, 15: 59: 30 WIB | editor : I Putu Suyatra

Terkait Kasus Korupsi, Mantan Taekwondoin Badung Berikan Keterangan

BERI KETERANGAN: Aida Lulu Khoirunisa (kiri) dan Andin Siwi Sejati, dua mantan taekwondoin Badung pada Porprov 2015. (ISTIMEWA)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Kasus korupsi yang menyeret oknum pengurus TI Badung berinisial TJ kini memasuki babak baru. Salah satu keterangan yang memberatkan TJ untuk mengarah ke tersangka datang dari pengakuan dua mantan taekwondoin Badung yang bermain di Porprov Bali 2015 lalu.

Mereka adalah Aida Lulu Khairunisa dan Andin Siwi Sejati. Keduanya sempat dipanggil oleh Ditkrimsus Polda Bali terkait kasus korupsi dana TC atlet Porprov TI Badung tahun 2015 dan 2017. 

Dalam keterangannya, Aida Lulu menyatakan bahwa tanda tangan yang disodorkan oleh penyidik bukan merupakan tanda tangannya dan ia yakin itu dipalsukan, karena dirinya tidak pernah menerima sepeserpun dana TC yang dimaksud. Dirinya baru mengetahui adanya dana TC atlet Porprov setelah membaca berita tentang adanya korupsi dana TC Porprov di Pengkab TI Badung.

"Saya hanya menerima uang bonus peraih medali emas dan telah dipotong 10 persen atas seizin saya untuk diberikan kepada pelatih. Kalau soal dana TC itu, saya sama sekali tidak tahu," ucap Aida, Minggu (22/3).

Aida yang sekarang menjadi Asisten Pelatih Pelatda PON Jawa Tengah ini menambahkan, setelah dikonfirmasi kepada pelatihnya, atlet kelas Fly ini menyatakan bahwa pelatihnya pada saat itu tidak pernah diberikan uang juga oleh Ketua Pengkab TI Badung yang berinisial TJ ini.

Senada dengan Aida, Andin Siwi Sejati juga menyatakan tidak pernah menerima dana TC Porprov di tahun 2015 lalu. Dirinya hanya menerima uang bonus sebesar Rp 3 juta karena memperoleh medali perunggu. Dan bahkan saat tiba di Bali sekitar satu minggu sebelum pelaksanaan Porprov, dirinya makan menggunakan uang sendiri dan menginap di mes Pengprov TI Bali,  bukan dari pihak Pengkab TI Badung.

Ditanya alasan bersedia memberikan keterangan, kedua atlet yang membela tim TI Badung di tahun 2015 ini kompak menyatakan bahwa kesadaran sebagai warga negara untuk melawan korupsi. Di samping mendapat dukungan penuh dari Ketua Pengprov TI Jateng untuk melawan korupsi.

(bx/dip/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news