Selasa, 07 Apr 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Positif Korona Bertambah Jadi Enam Orang, Dua di Antaranya Warga Bali

23 Maret 2020, 20: 44: 25 WIB | editor : Nyoman Suarna

Positif Korona Bertambah Jadi Enam Orang, Dua di Antaranya Warga Bali

Dewa Made Indra, (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Jumlah kasus positif infeksi Korona (Covid-19) di Bali bertambah terus. Terhitung sejak Senin (23/3), jumlahnya bertambah tiga kasus. Sehingga total sampai saat ini sudah ada enam kasus positif dari semula yang hanya tiga kasus.

Penambahan kasus positif ini dikonfirmasi oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, dalam keterangan persnya, Senin sore.

 Dia merinci, penambahan tersebut terdiri dari pasangan suami istri berstatus warga negara asing (WNA). Serta, seorang laki-laki berstatus warga negara Indonesia.

 “Hari ini ada tambahan positif tiga orang, yakni WNA suami istri dan satu orang WNI laki-laki,” ungkapnya.

Dari tiga orang kasus positif, yang baru ini telah ditindaklanjuti dengan contact tracing terhadap 69 orang. Itu jumlah terakhir yang terhimpun sampai Senin sore sehingga ada kemungkinan terjadi penambahan.

Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali itu merinci contact tracing terhadap tiga kasus positif yang baru tersebut. Untuk pasangan suami istri berstatus WNA, hasil contact tracing menemukan 47 orang sempat melakukan kontak atau interaksi sebelumnya.

Sedangkan untuk kasus positif laki-laki WNI yang terbaru, contact tracing menemukan ada 22 orang yang sempat melakukan kontak atau interaksi. “Dari orang-orang yang ditelusuri ini, sebagian sudah diambil (sampel) swab-nya,” imbuh Dewa Indra.

Dia juga menegaskan, dari enam kasus positif Covid-19 di Bali, dua orang di antaranya berstatus WNI. Bahkan dia menegaskan pula, dua orang WNI ini merupakan warga Bali.

 “Ini penting saya sampaikan. Artinya, bahwa masyarakat Bali, saat ini sudah ada yang terinfeksi dua orang. Dengan demikian, Covid-19 ini sudah ada di sekitar kita. Karena itu, mari semua tingkatkan pencegahan. Melindungi diri agar tidak terinfeksi,” tegasnya.

Dua WNI yang positif itu import case atau transmisi lokal? Ditanya seperti itu, Dewa Indra menegaskan bahwa satu di antaranya baru pulang dari luar negeri, bahkan dia secara spesifik menyebut Italia.

Sedangkan WNI asal Bali yang kedua, tidak pernah keluar negeri. Namun baru saja menjalankan tugas daerah di Jakarta.

“Tetapi orang ini sudah ada di Bali. Tentu saja sudah melakukan kontak. Sekurang-kurangnya dengan keluarganya. Kami berharap tidak ada yang positif lagi. Makanya, begitu kami dapat informasi positif, kami langsung tracing,” imbuhnya.

 Dengan adanya dua warga Bali yang positif terinfeksi Korona, dia mengingatkan kembali soal physical distancing atau jarak fisik (sebelumnya pemerintah pakai istilah social distancing). Sehingga berbagai kegiatan yang melibatkan orang banyak, tidak terkecuali rangkaian upacara atau ritual keagamaan, untuk sementara ini dikurangi.

“Kami mohon dengan penuh kesadaran sebagai bentuk tanggung jawab untuk menjaga masyarakat agar tidak terinfeksi, maka harus dikurangi. Sehingga tidak melibatkan banyak orang. Kegiatan lainnya juga harus dibatasi,” tegasnya.

Pun demikian dengan upacara yang akan berlangsung sehari menjelang Nyepi besok. Dia mengingatkan kembali untuk membatasi jumlah pesertanya sesuai Surat Edaran Gubernur Bali beberapa waktu lalu. Sehingga bisa mengatur jarak fisik antar satu dengan lainnya.

“Saling jaga jarak (fisik) agar tidak ada penyebaran terhadap orang lainnya. Saya mohon tidak ada lagi yang tidak yakin atau meboya bahwa Covid-19 ini tidak ada di Bali,” tegasnya.

Masih terkait dengan perkembangan situasi Covid-19, Dewa Indra menyebutkan, saat ini jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) telah mencapai 102 orang. Dari semula sebanyak 96 orang. “Hari ini ada tambahan enam orang,” pungkasnya.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news