Selasa, 07 Apr 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bali Kebagian 4.000 APD, Tambah Jumlah RS Rujukan Covid-19

23 Maret 2020, 23: 29: 45 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bali Kebagian 4.000 APD, Tambah Jumlah RS Rujukan Covid-19

APD : Sebanyak 4.000 APD yang diserahkan Pemerintah Pusat ke Pemprov Bali tiba di Bandara Ngurah Rai, Senin (23/3). (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pasokan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis yang bekerja merawat para pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Bali mulai bertambah lagi. Menyusul telah tibanya 4.000 APD yang diserahkan Pemerintah Pusat ke Pemprov Bali.

Dikonfirmasi oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, ribuan APD yang diserahkan Pemerintah Pusat itu tiba di Bandara Ngurah Rai pada Senin sore (23/3). “Sore ini, (4.000) APD itu sudah diterima Pak Wagub dan Satgas di Bandara Ngurah Rai. Hari ini langsung didistribusikan ke seluruh rumah sakit rujukan. Ke sana alokasinya dan sebagian akan dicadangkan di Dinas Kesehatan Provinsi Bali,” jelas Dewa Indra.

Mengenai alokasinya, Sekda Provinsi Bali itu menjelaskan, tiap rumah sakit rujukan tidak sama jumlah yang akan diterima nantinya. Bergantung dari jumlah PDP yang ditangani.

“Tapi kami dari Pemprov tetap mengupayakan penambahan. Selain APD yang didistribusikan hari ini, kami juga berupaya mencari melalui pembelian langsung. Semoga setelah Nyepi ada (APD) yang tiba di Bali. Dan pemerintah pusat juga secara bertahap akan menambah,” tukasnya.

Sedangkan untuk strategi menghemat penggunaan APD yang sekali pakai itu, yakni dengan menyiapkan laboratorium RS Sanglah sebagai lokasi pemeriksaan sampel masih dalam proses persiapan.

Dia menyebutkan, alat-alat untuk kepentingan pemeriksaan sampel yang diambil dari PDP sudah digeser dari Rumah Sakit Bali Mandara. Kendati demikian, pihaknya masih perlu mencari bahan tambahan. Yang paling utama adalah reagen atau cairan yang dipakai untuk mengetahui reaksi kimia.

“Sejauh ini sudah datang sebagian. Itu baru sebagian. Dijanjikan malam ini (tambahannya). Atau paling lambat besok. Ketika bahan sudah datang, mereka akan langsung latihan. Uji coba. Kamis (26/3), setelah Nyepi, diharapkan laboratorium sudah bisa difungsikan,” jelasnya.

Di samping itu, Dewa Indra juga menyebutkan, terhitung mulai Senin, Pemprov Bali menambah lagi jumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali. Penambahan tersebut didasari lewat keputusan Gubernur Bali yang ditandatangani Senin.

Kini, jumlah rumah sakit rujukan di Bali menjadi sebelas. Di antaranya, empat rumah sakit yang didasari surat keputusan Menkes : RS Sanglah, RS Tabanan, RS Sanjiwani di Gianyar, RS Buleleng.

Kemudian rumah sakit tambahan yang didasari keputusan Gubernur Bali di antaranya RS Wangaya dan RSBM di wilayah Denpasar. RS Mangusada dan RS Unud di wilayah Badung. RS Negara di Jembrana. RS Klungkung. Serta RS Pratama Giri Emas. “Sehingga saat ini ada sebelas rumah sakit rujukan Covid-19 dengan kapasitas 88 unit kamar. RS Sanglah sedang berupaya menambah kamar,” pungkasnya.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news