Selasa, 07 Apr 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Satu Pasien Positif Korona di Bali Ternyata Pegawai Pemprov

24 Maret 2020, 18: 08: 34 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

Satu Pasien Positif Korona di Bali Ternyata Pegawai Pemprov

ISOLASI : Suasana penanganan pasien dalam pengawasan (PDP) infeksi Korona (Covid-19) di RS Tabanan (DOK)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Terhitung sejak Senin (23/3), kasus positif infeksi Korona (Covid-19) di Bali bertambah menjadi enam pasien. Dua di antaranya bahkan berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI) dari Bali dan masih menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19.

Bahkan, Selasa sore (24/3), Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mengkonfirmasi bahwa salah satu dari dua warga Bali yang positif terinfeksi Korona itu berstatus sebagai pegawai di lingkungan Pemprov Bali.

"Ya, saya harus mengatakannya. Benar. Jadi salah satu yang positif ini, PNS di Pemprov Bali," ujar Dewa Indra dalam keterangan pers yang disampaikan pada Selasa sore.

Dia menyebutkan, pasien itu mengalami indikasi Covid-19 setelah pulang dari tugas dinas di Jakarta. Karena itu, Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali tersebut, menegaskan kembali kepada seluruh pejabat maupun staf di lingkungan Pemprov Bali untuk sementara ini tidak melakukan tugas atau perjalanan dinas ke luar daerah.

Terlebih, imbauan ini telah ditegaskan dalam surat edaran yang telah dia buat beberapa waktu sebelumnya. Baik kepada jajaran di Pemprov Bali maupun Pemkab/Pemkot di Bali.

"Karena itu, kami sudah keluarkan instruksi yang sangat kuat, semua pejabat dan staf di lingkungan Pemprov Bali untuk tidak menjalankan tugas dinas ke luar daerah," tegasnya.

Sementara itu, terkait perkembangan kasus Covid-19 di Bali, dia menyebutkan bahwa sampai dengan Selasa sore (24/3), ada tambahan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak sembilan orang. Mereka terdiri dari dua orang warga negara asing (WNA) dan tujuh orang WNI.

"Sampel yang sudah disampaikan ke laboratorium untuk diuji sebanyak 111 sampel. Sejauh ini belum ada yang keluar (hasilnya). Dengan demikian, pada hari ini tidak ada tambahan kasus positif. Yang ada hanya tambahan PDP," tegasnya.

Sehari sebelumnya, Senin (23/3), Dewa Indra membenarkan adanya penambahan kasus positif infeksi Korona (Covid-19) sebanyak tiga orang. Sehingga total jumlah kasus positif di Bali sebanyak enam orang.

Tambahan tiga kasus ini terdiri dari sepasang suami istri berstatus WNA. Kemudian satu orang WNI dari Bali yang baru saja pulang dari Italia. 

Dari tiga kasus positif, hasil contact tracing atau penelusuran orang yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien positif tersebut sebanyak 69 orang. Itu jumlah terakhir yang terhimpun sampai Senin sore sehingga ada kemungkinan terjadi penambahan.

Rinciannya, untuk pasangan suami istri berstatus WNA, hasil contact tracing menemukan 47 orang sempat melakukan kontak atau interaksi sebelumnya. Sedangkan untuk kasus positif laki-laki WNI yang terbaru, contact tracing menemukan ada 22 orang yang sempat melakukan kontak atau interaksi.

(bx/hai/hai/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news