Selasa, 07 Apr 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali
Pandemi Covid-19

Karangasem "Lockdown Sehari” Saat Ngembak Geni, Tutup Semua Jalan

24 Maret 2020, 18: 57: 41 WIB | editor : I Putu Suyatra

Karangasem "Lockdown Sehari” Saat Ngembak Geni, Tutup Semua Jalan

SEPI DUA HARI: Jalur Denpasar-Amlapura di perbatasan Yeh Malet, Antiga Karangasem. Akses ini akan sepi dua hari seiring pemerintah menutup lintas kabupaten. (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS - Pemerintah Kabupaten Karangasem akhirnya menyusul kebijakan daerah lain dengan melakukan “lockdown” selama satu hari, Kamis (26/3) atau sehari setelah Nyepi (ngembak geni). 

Artinya masyarakat Karangasem wajib berada di dalam rumah atau tidak boleh bepergian selama dua hari, terhitung saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi dan Ngembak Gni, 25-26 Maret.

Kebijakan tersebut juga sekaligus memastikan kendaraan tidak bisa masuk maupun ke luar Karangasem. 

Sebab pemerintah setempat juga menutup akses lintas kabupaten atau pintu masuk menuju kabupaten ujung timur Pulau Dewata tersebut.

Hal ini sebagaimana keputusan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dalam surat imbauan yang dikeluarkan, Selasa (24/3). 

"Pemerintah akan menutup seluruh akses lintas kabupaten dengan tidak mengizinkan adanya kendaraan yang lalu lalang. Seluruh Desa Adat agar melibatkan pecalang dalam pengamanan instruksi ini," tulis Mas Sumatri dalam surat imbauan yang diterima Bali Express (Jawa Pos Group) Selasa malam (24/3).

Keputusan ini diambil tiada lain untuk menindaklanjuti Surat Imbauan Gubernur Bali yang intinya membatasi kegiatan masyarakat di luar rumah. 

Ini juga menyoal sikap pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang kian mengkhawatirkan. "Dengan tingginya ancaman Covid-19, maka perlu instruksi ini," imbuh Sumatri.

Meski pemerintah membatasi mobilisasi masyarakat saat Ngembak Gni, instruksi ini tidak berlaku untuk hal-hal yang bersifat mendesak atau darurat. 

Kendati begitu, Mas Sumatri mengimbau masyarakat agar tetap patuh terhadap imbauan tersebut. Warga diminta tetap melakukan aktivitas di dalam rumah layaknya saat melaksanakan Nyepi dan terpenting tidak bepergian dengan kendaraan. 

(bx/aka/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news