Rabu, 03 Jun 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Karangasem Rampungkan Tempat Karantina, ODP Mulai Daftar

02 April 2020, 17: 47: 19 WIB | editor : Nyoman Suarna

Karangasem Rampungkan Tempat Karantina, ODP Mulai Daftar

DIKEBUT: Pembersihan Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Lingkungan Jasri, Kelurahan Subagan yeng hendak dipakai tempat karantina orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 dikebut. (ISTIMEWA)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 di Karangasem mencatat ada 53 warga masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19. Namun lima di antaranya sudah selesai masa pemantauan, sedangkan 48 orang masih dipantau. Semuanya kini menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Karangasem berinisiatif membuat tempat karantina sementara bagi semua ODP dengan memanfaatkan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem. Tujuannya agar karantina terfokus di satu tempat. Saat ini pemerintah tengah mengejar perampungannya agar SKB bisa segera dimanfaatkan.

Meski tidak dalam keadaan mengidap penyakit, pemerintah ingin memastikan semua ODP tidak kontak dengan orang sekitarnya. Sampai akhirnya dinyatakan keluar dari proses pemantauan oleh tim surveilance. Maka semua ODP diharapkan dikarantina di satu tempat.

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menegaskan, ada sekitar 10 ruangan termasuk kelas di SKB dimanfaatkan sementara dengan kapasitas 58 bad ditambah ruang olahraga. Tim juga sudah menyiapkan fasilitas penunjang seperti ruang jaga tim medis, ruang kerja, dapur, dan ruang tunggu. Dana yang dihabiskan mencapai Rp 10 miliar juga untuk pengadaan alat kesehatan.

"Sudah disiapkan gedung ini untuk ODP. Kita beri rasa nyaman bagi desa adat dan keluarga PMI yang baru datang dari luar negeri. Gedung ini sudah dibersihkan," terang Mas Sumatri.

Pembersihan halaman hingga gedung SKB dilakukan lewat gotong-royong organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karangasem. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ditugaskan mengkomandoi pembersihan lingkungan SKB.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Gede Ngurah Yudiantara mengatakan, pembersihan sudah dilakukan sejak sepekan dan berakhir Jumat (3/4). Semua ruangan telah dibersihkan. Barang-barang tak berguna yang menumpuk, sudah digusur dengan truk Dinas Lingkungan Hidup. 

Atap juga direhab agar tidak bocor dan beberapa pohon tinggi di dalam area SKB juga dipangkas. "Sudah beres tadi (Kamis) dan akan dilanjutkan finishing besok (Jumat) bersama Disdikpora dan Dinas Kesehatan," kata Yudiantara, Kamis (2/4).

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news