Kamis, 04 Jun 2020
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment
KORNELIS KWANGU LANGU

Petinju Bali Dituntut Bangun Imajinasi Sendiri Saat Latihan di Rumah

02 April 2020, 20: 06: 50 WIB | editor : I Putu Suyatra

Petinju Bali Dituntut Bangun Imajinasi Sendiri Saat Latihan di Rumah

Kornelis Kwangu Langu (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Ratusan atlet yang tergabung di Pelatda PON Bali kini sudah memasuki masa desentralisasi atau latihan di masing-masing cabor. Tapi, dengan situasi seperti sekarang, KONI Bali menganjurkan supaya para patriot olahraga itu latihannya di rumah saja. Nah, salah satu yang melakoninya yakni petinju Kornelis Kwangu Langu. Apa saja yang ia jalani selama latihan mandiri ini?

Bali Express (Jawa Pos Group) berkesempatan berbincang dengan  peraih medali perak SEA Games 2019 lalu ini. Via WhatsApp, Kornelis bercerita mengenai latihan mandirinya.

"Ada sisi positif selama latihan di rumah ini. Kita dituntut membiasakan diri soal disiplin sendiri dan tentunya bertanggung jawab dengan tugas yang diberikan oleh pelatih dengan jalan menjaga performa secara individu," tegas Kornelis.

Kemudian, yang paling penting baginya, ia harus bisa membangun imajinasi sendiri tanpa didampingi oleh pelatih. "Biasanya dalam latihan, pelatih selalu dampingi dan berikan motivasi. Tapi sekarang, kita sendiri yang harus berimajinasi bagaimana gerakan, serta tekniknya ketika sedang bertarung dengan lawan. Dengan latihan individu ini, kita belajar memotivasi diri sendiri," ucapnya lantang. 

Sebagai atlet tinju yang berprestasi, Kornelis sudah paham apa yang harus menjadi porsi latihannya. Dimulai pagi hari mulai pukul 05.30 wita, ia melakukan skipping di halaman rumahnya. Dilanjutkan dengan sidowboxing. Lalu, sore harinya, ia lebih banyak menjajal teknik. 

"Kadang, sekali-kali keluar jogging pagi hari saat orang-orang belum banyak beraktifitas," sebut Kornelis.

Tapi, porsi latihan yang ia jalani itu biasanya kadang diganti agar tidak jenuh. Ia mengaku, hanya mengambil satu hari saja untuk beristirahat pada hari Minggu. "Kalau di luar Minggu, saya jajal semua. Senin jogging, Selasa skipping, Rabu ambil beban seperti push-up. Kamisnya sprint ringan di halaman rumah, Jumat fokus skipping dan teknik boxing serta Sabtunya jogging dengan jarak tempuh yang lumayan jauh," beber petinju spesialis kelas 46-49kg ini. 

Ia juga merasakan perbedaan dengan latihan dirumah ini, meski tidak sepenuhnya buruk. Bagi Kornelis, perbedaannya dengan latihan mandiri dengan biasanya hanya soal semangat saja. "Biasanya latihan barengan sama teman dan sama pelatih. Suasana jelas beda ketika latihan sendiri-sendiri," katanya.

"Tapi, seperti yang saya katakan, saya punya tanggung jawab dan wajib disiplin. Setelah latihan, foto dan videonya saya unggah ke web Pelatda Bali dan juga grup WhatsAps tim PON Bali," tandas Kornelis.

Sementara itu, manajer tim tinju PON Bali, I Made Muliawan Arya yang dikonfirmasi terpisah mengaku memang petinju Bali sudah diberikan program masing-masing oleh pelatih. Ia berharap, seluruh petinju memaksimalkan apa yang sudah diberikan dan dijalani sebaik mungkin dan jangan sampai tidak diindahkan.

"Porsi latihan setiap pagi dan sore sudah diberikan. Sekarang bagaimana petinju mengaplikasikannya sendiri di rumah. Tujuannya tentu saja supaya stamina tidak turun dan statistiknya tetap naik dan stabil," tandas Muliawan Arya yang karib disapa De Gadjah ini.

(bx/dip/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news