Jumat, 29 May 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Wabup Suiasa Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Ungasan

02 April 2020, 20: 55: 56 WIB | editor : Nyoman Suarna

Wabup Suiasa Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Ungasan

PERSIAPAN: Wabup Suiasa bersama Satgas Covid-19 Badung bersiap kembali melakukan penyemprotan disinfektan di Desa Ungasan Kecamatan Kuta Selatan, Kamis (2/4). (HUMAS SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Setelah melaksanakan penyemprotan di beberapa wilayah, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Satgas Covid-19 Badung kembali melakukan penyemprotan di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kamis (2/4). Turut hadir pada kegiatan tersebut, anggota DPRD Provinsi Bali yang juga Bendesa Adat Ungasan Wayan Disel Astawa, anggota DPRD Kabupaten Badung Wayan Sugita Putra, Kadiskarmat Wayan Wirya, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Artha, beserta tripika kecamatan dan Perbekel Ungasan I Made Kari, serta masyarakat setempat.

Wabup Suiasa di sela-sela kegiatan mengatakan, kegiatan penyemprotan ini merupakan wujud nyata bersama-sama membangun kesadaran dalam menghadapi bahaya penyebaran virus Korona yang sudah menyebar di seluruh dunia. Wabup berharap masyarakat di Badung memiliki kesadaran dan ketaatan dalam mencegah terpapar virus ini, karena Pemkab Badung senantiasa melakukan tindakan pencegahan di wilayah Badung, sehingga meminimalkan dampak Korona.

Menurut Wabup Suiasa, ada tiga hal yang harus dilakukan untuk pencegahan secara keseluruhan bersama-sama dengan masyarakat. Pertama, harus adanya kesadaran yang sungguh-sungguh dari masyarakat, baik secara personal maupun secara komunitas. Mengingat kesadaran masyarakat merupakan kunci pokok dan modal utama untuk meminimalkan pencegahan ini. “Apapun yang kita perbuat, bemacam-macam aturan yang kita buat, kalau kesadaran masyarakat secara individu dan komunal tidak ada, maka semuanya menjadi sia-sia. Untuk itu, mari bersama-sama membangun kesadaran masyarakat agar mau untuk tidak melakukan pergerakan dan aktivitas di luar dari lingkungan rumahnya, karena isolasi mandiri dan mengurangi aktivitas menjadi kunci sukses pertama,” tegasnya.

Kedua, masyarakat agar bersabar, karena ini menurur wabup adalah tantangan bersama dan gangguan yang mengancam keselamatan bersama. Sehingga dalam penanganannya membutuhkan waktu. Di samping itu, juga butuh waktu untuk mengendalikan diri secara emosional, kepentingan-kepentingan harus dikendalikan. “Kalau emosional, muncul keadaan di masyarakat juga menjadi tidak terkendali,” ujar Wabup.

Sedangkan yang terakhir harus dibangun kebersamaan, karena tidak bisa dilakukan sendiri, tidak hanya bisa dilakukan secara kelompok saja, tetapi sifatnya harus dilakukan menyeluruh. “Jadi mari selalu melakukan kegiatan-kegiatan ini secara bersama, dan juga bekerja sama. Integrasikan semua kegiatan dalam hal ini, dimana kalau satu wilayah melaksanakan kegiatan, tapi kelompok wilayah lain tidak melakukan kegiatan serupa, maka kegiatan tersebut akan sia-sia,” ajaknya, seraya berharap kegiatan yang dilaksanakan ini memberi manfaat positif dan masyarakat Badung bisa terhindar dari bahaya Korona.

Sementara itu, Perbekel Ungasan I Made Kari melaporkan, terkait dengan rute penyemprotan. Mulai dari perbatasan Puri Gading menuju perbatasan Pecatu, kemudian balik menuju Nirmala ke timur langsung ke pusat desa, kemudian ke Melasti. Dikatakan, mobil yang kecil digunakan untuk menjangkau gang-gang kecil di sekitar desa, seperti di Anggasari, kemudian selatan Jimbaran Hill masuk Jalan Kendedes dan lanjut ke SMP Negeri.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news