Sabtu, 30 May 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

MDA dan PHDI Bali Rencanakan Nyepi Selama Tiga Hari

06 April 2020, 20: 56: 55 WIB | editor : Nyoman Suarna

MDA dan PHDI Bali Rencanakan Nyepi Selama Tiga Hari

Ketua MDA Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Majelis Desa Adat (MDA) dan Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali berencana melakukan Nyipeng atau Nyepi Desa Adat secara serentak selama tiga hari pada pertengahan bulan ini.

Nyipeng selama tiga hari ini dilakukan untuk melengkapi upaya percepatan penanggulangan virus Korona (Covid-19), baik secara sekala dan niskala. Rencananya, nyipeng akan dilakukan dari 18 April hingga 20 April 2020 mendatang.

Bendesa Agung yang juga Ketua MDA Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet yang dikonfirmasi, membenarkan adanya rencana tersebut. “Katakanlah rencana. Tapi rencana yang sudah pasti,” ujarnya, Senin malam (6/4).

Menurutnya, rencana ini sudah dibahas dan diputuskan dalam rapat pendahuluan pada Minggu (5/4) lalu di Rumah Dinas Gubernur Bali. Hanya saja, keputusan tersebut akan difinalisasi kembali dalam pertemuan, Rabu (8/4).

“Itu sudah diputuskan dalam rapat pendahuluan di rumah Pak Gubernur. Nanti pada 8 April akan kami finalisasi, sehingga lebih detail. Baru kami edarkan secara resmi,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, Nyepi Desa Adat secara serentak di semua desa adat di Bali ini bertujuan untuk melengkapi upaya sekala dan niskala dalam mempercepat penanggulangan wabah Covid-19.

“Secara niskala sangat berkaitan dengan menghormati Bhuta Kala sebelum Tilem Kadasa pada 22 April 2020 nanti, disertai dengan upacara-upacara Bhuta Yadnya yang berskala kecil,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya nanti, sambung dia, krama adat tidak dibolehkan keluar rumah, atau tinggal di dalam rumah saja selama tiga hari. Terkecuali mereka yang mempunyai tugas-tugas khusus akan mendapatkan dispensasi. Sedangkan umat yang bukan krama desa adat diimbau untuk berpartisipasi.

“Nanti pada 8 April (besok), kami Majelis Desa Adat bersama PHDI Bali akan menggelarkan paruman untuk memfinalisasi rencana Nyepi atau Nyipeng Desa Adat ini. Setelah 8 April akan kami susul dengan edaran resmi,” pungkasnya.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news