Rabu, 03 Jun 2020
baliexpress
Home > Enjoy Bali
icon featured
Enjoy Bali

Air Terjun Peguyangan Pamer Pesona Alami

20 April 2020, 07: 28: 44 WIB | editor : I Putu Suyatra

Air Terjun Peguyangan Pamer Pesona Alami

ALAMI : Air Terjun Peguyangan tunjukkan pesona yang benar benar alami. (ISTIMEWA)

Share this      

NUSA PENIDA, BALI EXPRESS - Liburan ke Nusa Penida tidak selalu identik mengunjungi pantai dan urusan spiritual. Namun, juga bisa memberikan aktivitas liburan yang berbeda, dengan  berkunjung ke Air Terjun Peguyangan Nusa Penida.

Gusti  Made Suwaya, salah seorang pemandu wisata yang sudah sering mengantar tamu ke Air Terjun Peguyangan ini, mengatakan, destinasi wisata ini sudah dibuka sejak puluhan tahun lalu. Bahkan, sebelum Nusa Penida menjadi destinasi wisata, kawasan air terjun ini sudah menjadi tujuan wisata bagi masyarakat Nusa Penida.

Dilanjutkan Suwaya, sumber mata air ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Nusa Penida dan digunakan untuk menyalurkan air bersih ke rumah-rumah warga. Mata air di sekitar Air Terjun Peguyangan dianggap sangat penting, karena menjadi  sumber air bagi penduduk setempat.
Selain air terjun yang langsung terjun ke laut dari celah tebing, air terjun ini juga menjadi salah satu ikon wisata di Nusa Penida.  Di atas air terjun terdapat sebuah gapura yang sangat bagus  untuk yang hobi berfoto. Bahkan, gapura tersebut juga kerap  sebagai tempat foto pre-wedding karena memperlihatkan view tebing serta tanaman hijau dan indahnya Air Terjun Peguyangan.

Lantas, bagaimana cara menuju lokasi? Jika dari Denpasar, wisatawan terlebih dulu harus menyeberang ke Nusa Penida, baik itu dari Dermaga Sanur ataupun dari Pelabuhan Padangbay.


Setelah sampai di Nusa Penida, perjalanan dilanjutkan  menggunakan sepeda motor yang bisa disewa untuk menuju Desa Batu Kandik. Setelah sampai di Desa Batukandik, perjuangan pengunjung belum berakhir. "Justru dari lokaai parkir inilah perjuangan baru akan dimulai karena wisatawan harus menuruni 870 anak tangga," terangnya kepada Bali Express ( Jawa Pos Group ) akgir pekan kemarin.
Lokasinya  menawan karena berada di bawah, mendekati ketinggian permukaan laut. Dari gerbang masuk, wisatawan akan menemui jalur turun yang sangat menantang. Disarankan untuk datang pada musim panas untuk menghindari jalur yang licin di musim penghujan.


Menurut Suwaya,  aktivitas ini sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai petualangan, karena medan yang dilalui  sangat menantang. Wisatawan harus menuruni  anak tangga dengan kemiringan hampir 80 persen. Medan yang curam dan memacu adrenalin ini, membutuhkan stamina yang fit.


Setelah sampai di lokasi air terjun,  ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan oleh wisatawan. Salah satunya adalah mandi di guyuran air terjun, karena Air Terjun Peguyangan merupakan  mata air yang mengalir menyusuri lereng bertingkat di tepian laut. Air terjun ini tidak terlalu tinggi dan tidak deras karena berasal dari limpahan mata air. Alirannya mengikuti jalur di sela tebing, sebelum akhirnya menuju ke laut.


Air terjun Peguyangan bukanlah air terjun yang menumpahkan air dari ketinggian vertikal bermeter-meter. Tidak selayaknya air terjun lain yang berada di pegunungan, dan kondisi inilah yang menjadi keunikan tersendiri. Letaknya yang berada di bibir pantai, membuat wisatawan dapat menikmati birunya laut.


Eryka, wisatawan asal Denpasar mengatakan, hal lain yang bisa dilakukan di air terjun ini adalah berendam dalam infinity pool alami. Satu spot paling menarik dari objek wisata Air Terjun Peguyangan adalah adanya infinity pool. "Kolam tersembunyi dalam gua di dasar tebing ini memiliki beberapa level ketinggian. Bentuknya bagai aliran sungai yang begitu tenang dikelilingi dinding batu," jelasnya.
Selain itu,  tempat ini menjadi jacuzi alami dengan air yang sangat segar, jernih, dan memenuhi kolam. Wisatawan dapat berenang atau berendam ala spa di kolam renang alami ini. Dari kolam ini, pemandangan laut lepas terlihat cantik sempurna.


Menurut Eryka, tempat ini juga merupakan spot foto favorit karena sisi kolam terlihat menyatu dengan air laut. "Saat hari beranjak siang, gelombang air akan naik dan mampu menghasilkan percik deburan ombak pada tepi kolam," paparnya. 

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news