Selasa, 20 Oct 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

PMI Asal Badung Meninggal di Amerika, Istrinya Sebut Kena Covid-19

21 April 2020, 15: 14: 46 WIB | editor : I Putu Suyatra

PMI Asal Badung Meninggal di Amerika, Istrinya Sebut Kena Covid-19

RUMAH DUKA: Suasana di rumah duka almarhum I Putu Sugiartha, Banjar Puseh Pengalasan, Desa Adat Sading, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Selasa (21/4). Foto I Putu Sugiartha semasa hidup. (ISTIMEWA)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) I Putu Sugiartha, 42, meninggal di rumah sakit Fort Lauderdale Amerika Serikat Minggu (19/4) pukul 08.00 waktu setempat. Pria yang beralamat di Banjar Puseh Pengalasan, Desa Adat Sading, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi ini bekerja sebagai ABK di Kapal Pesiar Oasis of The Sea.

Berpulangnya Sugiartha dibenarkan istrinya, Ni Gusti Nyoman Pramesti. Mendiang suaminya telah mengeluh sakit sejak Minggu (22/3) lalu, usai main voli bersama teman-temannya. Keduanya sempat kontak lewat telepon saat itu. “Waktu itu suami saya sempat nelpon," ungkapnya, Selasa (21/4).

Kemudian, Selasa (31/3) Sugiartha kembali menelepon istrinya. Saat itu ia mengatakan dirinya masuk rumah sakit. Saat itulah Pramesti terakhir berbicara dengan suaminya.

Pihak rumah sakit lewat dokter pun dikatakan memberi informasi secara intens terkait keadaan almarhum yang sudah selama 15 tahun jadi ABK. Rabu (4/4) keadaan Sugiartha sempat dinyatakan kritis. Dokter pun menghubungi Pramesti guna meminta persetujuan memasang alat di paru-paru suaminya. "Kami keluarga menyetujui,” ujarnya.

Sabtu (18/4), pihak keluarga sempat menerima informasi kondisi ayah dua anak itu membaik. Sayang, keesokan harinya Sugiartha kembali dinyatakan kritis hingga harus cuci darah.  Hingga Minggu (19/4) pukul 08.00 waktu setempat atau Senin (20/4) pukul 21.00 Wita almarhum menghembuskan nafas terakhirnya.  “Tadi malam tumben saya mendapatkan VC (video call) dari dokter yang merawat. Setelah saya buka saya ditunjukan suami saya sudah meninggal," katanya.

Soal sakit yang diderita, konon almarhum sempat meminta agar dokter tak menyampaikan ke pihak keluarga. Namun dari salah satu perawat yang berkewarganegaan Indonesia, Sugiartha dikatakan terjangkit Korona. “Suami saya dikatakan kena penyakit itu (Covid-19),” aku Pramesti.

Terkait tindak lanjut penanganan jenazah almarhum, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya ke pemerintah. Paman almarhum, I Nyoman Nasib mengatakan pihaknya mengerti dengan kondisi di tengah wabah Covid-19 ini. “Jadi kami tidak ada menuntut apa-apa. Kami  sepenuhnya mengikuti kebijakan negara,” ujarnyan

Sementara, Bendesa Adat Sading, I Ketut Sudiarsa didampingi Kepala Lingkungan Puseh Pengalasan Sading I Made Puja mengatakan pihaknya sempat berkoordinasi dengan Pemprov Bali. Yang jelas, senada dengan keluarga, pihaknya juga menyerahkan prosedur penanganan ke pemerintah. "Kami mengikuti prosedur dan protokol yang dilakukan pemerintah," jelasnya.

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news