Rabu, 03 Jun 2020
baliexpress
Home > Features
icon featured
Features
Heleni; Transpersonal and Consultant Name

Karir Melejit setelah Restruktur Nama, Banjir Orderan Saat Pemilu

19 Mei 2020, 18: 06: 12 WIB | editor : I Putu Suyatra

Karir Melejit setelah Restruktur Nama, Banjir Orderan Saat Pemilu

Transpersonal and Consultant Name, Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Apalah arti sebuah nama. Ungkapan tersebut sering didengar ketika seseorang enggan menyebutkan namanya, atau mungkin ketika seseorang tak peduli akan nama yang ia miliki. Tapi hal itu menjadi perhatian serius bagi Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari. Baginya, nama sangat berpengaruh pada kehidupan seseorang.

Menurutnya, dari nama dapat mengetahui keberuntungan seseorang. Baik dari rejeki, karir, hingga jodoh. Di Bali, pemberian nama kepada seseorang sangat diperhatikan. Sebab nama tersebut akan membawa seseorang kepada hal yang baik ataupun buruk. Jika itu berdampak buruk, maka nama tersebut kerap diganti oleh si empunya. Nama yang disandang sejak lahir sangat berkaitan dengan jalan hidup yang telah dilewati sampai saat ini. Keselarasan nama dan pemilik akan melahirkan keharmonisan yang berdampak positif pada kehidupan.

Hal itulah yang dilakukan oleh Heleni, sapaan akrabnya. Saat ini ia berprofesi sebagai seorang Transpersonal and Consultant Name. Tugasnya adalah menganalisa hingga merestruktur nama seseorang. Profesi yang ia lakoni saat ini berawal dari sang ibu yang mengalami sakit keras dan tidak sembuh-sembuh. Segala pengobatan telah dilakukan. Namun masih tidak berhasil.

Hingga pada suatu hari keluarganya mengganti nama si ibu. Ajaibnya setelah diganti, si ibu kembali sehat. Melihat pengalamannya itu, Hellen tertarik untuk mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan termasuk ilmu nama.  

“Dari sana saya belajar. Ternyata nama yang dimiliki itu tidak sembarangan. Salah memberi nama bisa sakit atau tidak beruntung. Jadi saya belajar bagaimana menjadikan nama itu sebagai sumber kebahagiaan atau keberuntungan bagi yang membawanya,” tuturnya.

Menurut Heleni, setiap nama yang dimiliki adalah anugrah. “Dari nama itu bisa dilihat jalan hidup seseorang seperti apa. Mengganti nama atau merestruktur nama bukan berarti melanggar Tuhan. Kalau di Bali pemberian nama itu kan harus diupacarai ya, kalau ini gak perlu. Kuncinya harus yakin dan percaya. Merestruktur nama ini bukan mengganti sepenuhnya, tapi hanya mengubah struktur atau posisi nama. Baik itu menambah atau mengurangi sedikit,” ujarnya saat dihubungi via telepon.

Menurut Heleni, kehidupan itu seperti drama. Ada lakon dalam setiap peran. Ingin peran baik dalam hidup maka mengganti nama dengan nama yang lebih selaras bisa dilakukan. Bonus berupa rezeki yang berkelimpahan merupakan sisi positif dari kepemilikan nama yang baik. Karena nama itu sangat penting untuk kebaikan jalan hidup seseorang, keselarasan dan keharmonisan kehidupan, juga nama yang menentukan peran seseorang di dunia.

“Bagi saya, nama juga menentukan peran seseorang di dunia,  seperti drama atau film. Ada lakon dalam setiap peran. Pilihan ada di tangan kita ingin menjalani peran seperti apa. Ingin peran seperti Sidharta Gautama, nggak mungkin kalau diberi nama Joker kan? Atau ingin peran tokoh spiritual yang menginspirasi, tentu saja nama Yeo Da Kyung kurang pas. Pergantian nama juga dialami oleh presiden pertama RI yang sebelumnya bernama Kusno, kemudian mengganti nama menjadi Soekarno jauh-jauh hari sebelum Beliau menjadi presiden. Juga presiden RI ke-tujuh, sebelumnya bernama Mulyono kemudian mengganti nama menjadi Joko Widodo,” terangnya.

Heleni pun mengakui, ketertarikan orang dalam merestruktur nama ini cukup tinggi. Bahkan saat musim pemilu tiba, Heleni kebanjiran order. Banyak tim sukses dari berbagai partai menghubunginya untuk menanyakan nama calon yang dijagokan. Apakah cocok untuk menjadi wakil rakyat ataukah tidak cocok berada dalam suatu partai.

“Banyak itu yang buat janji. Jadwal saya bisa penuh banget kalau sudah musim pemilu. Biasanya tim suksesnya yang melakukan itu, ya tentunya atas seijin calonnya juga,” ungkapnya.

Sejauh ini Heleni melakukan konsultasi secara daring (online) hasil analisa akan dikirimkan via email. Apabila kliennya menerima hasil analisanya, biasanya akan berlanjut ke tahap restruktur nama. Sudah banyak dampak yang ditimbulkan dari upaya mengganti atau merestruktur nama ini. Dampaknya yakni mengalami perubahan positif berupa keberlimpahan dalam hidup. Ribuan klien telah dibantu olehnya untuk menjadi pribadi dan mendapatkan kehidupan yang lebih selaras dan harmonis.

Mereka telah mendapatkan kebahagiaan dalam segala segi kehidupan, baik itu hubungan dengan keluarga, teman, sahabat, rekan kerja, karir, jodoh, finansial, bisnis, dan segala hal yang berkaitan dengan kebahagiaan hidup.

“Yang utama bagi saya setelah melakukan restructure nama adalah kebahagiaan dan rasa syukur yang mendalam melihat pencapaian teman dan para klien, omzet meningkat dengan pesat, kehidupan keluarga yang awalnya selalu cekcok menjadi harmonis, ada juga yang sudah berhasil menjadi anggota DPR, ada yang makin bahagia dan senang berbagi, juga yang dulunya ada keinginan mengakhiri hidup, kini semakin bersemangat menebar manfaat dalam hidupnya, dan masih banyak perubahan positif lainnya yang dialami klien-klien saya. Happiness is when your name, what you think, what you say, and what you do are in harmony,” tutupnya.

(bx/dhi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news