Rabu, 03 Jun 2020
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

Bupati Eka Lengkapi Ratusan Babinsa dengan APD

22 Mei 2020, 10: 18: 38 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bupati Eka Lengkapi Ratusan Babinsa dengan APD

SERAHKAN APD: Bupati Eka saat menyerahkan APD kepada Babinsa di Kodim Tabanan, Kamis kemarin (21/5). (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS Satu per satu petugas lapangan yang berhubungan langsung dengan masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Tabanan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD). Setelah tenaga medis, Babinkamtibmas, kini giliran Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD juga dilengkapi APD.

Hal itu terungkap saat Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan secara simbolis APD berupa baju coverall, pelindung wajah dan pelindung kepala, yang diterima Dandim 1619/Tabanan Toni Sri Hartanto, Kamis kemarin (21/5) di Makodim 1619/Tabanan.

Menurut Bupati Eka, Babinsa bersama perangkat desa, Babinkamtibmas dan petugas kesehatan yang tersebar di seluruh desa se-Tabanan merupakan garda terdepan dalam memerangi pandemi global ini. Untuk mengurangi resiko tertular atau menularkan, mereka sangat perlu dilengkapi APD yang memenuhi standar.

“Pada saat-saat penting (APD) itu bisa dipakai. Kebetulan APD ini adalah produksi putra putri kami di Tabanan, dan kami bangga mempersembahkan itu kepada Babinsa,” ujat Bupati Eka dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Bupati Eka juga mengapresiasi kerja keras semua pihak, khususnya Babinsa yang selama ini tanpa pernah mengenal kata lelah. Karena bersama perangkat desa dan tenaga kesehatan, termasuk dengan masyarakat di seluruh desa di Tabanan, mengamankan situasi dan berperan aktif memerangi wabah Covid-19 ini

“Astungkara masyarakat juga tetap mengikuti anjuran pemerintah. Harus disiplin dari kita untuk kita. Dan saya yakin masyarakat saya di Tabanan akan selalu mengikuti dan menerapkan anjuran pemerintah,” imbuhnya.

Sementara Dandim/1619 Tabanan Toni Sri Hartanto sangat mengapresiasi perhatian Bupati Tabanan, khususnya pemberian APD kepada para Babinsa. Ia berharap APD ini tidak akan dipakai anggotanya, karena APD ini merupakan alat standar untuk menangani korban Covid-19. “Saya harap kasus Covid-19 di Tabanan berhenti, tidak ada penambahan, sehingga APD ini tidak terpakai,” harapnya.

Ia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pemkab Tabanan dalam percepatan penanggulangan Covid-19 di Tabanan, khususnya dalam penanganan PMI. “Luar biasa di Tabanan karantinanya di hotel. Kalau di daerah lain ada yang di sekolahan, ada yang tidak diterima di kampungnya, juga ada yang menyendiri di hutan atau persawahan. Sangat tidak layak. Di Tabanan juga diberikan vitamin untuk stamina,” pungkasnya.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news