Rabu, 03 Jun 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Meninggal di Bali, Ketahuan Positif Covid-19 setelah Jasad Dipulangkan

22 Mei 2020, 20: 37: 15 WIB | editor : I Putu Suyatra

Meninggal di Bali, Ketahuan Positif Covid-19 setelah Jasad Dipulangkan

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra. (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Bali, Dewa Made Indra, tidak menampik adanya kabar terkait seorang pasien dari Nusa Tenggara Barat (NTB) yang meninggal di salah satu rumah sakit di Bali dan baru diketahui positif Covid-19 di setelah jenazahnya dipulangkan ke daerah asal.

Hal itu disampaikan saat disinggung perihal mengapa pasien tersebut tidak dikonfirmasi penyebab kematiannya akibat Covid-19, Jumat (22/5).

Menurutnya, Gugus Tugas sejatinya sudah mendapatkan informasi perihal itu. Namun, baik pihak rumah sakit maupun Gugus Tugas tidak mencatat pasien tersebut meninggal karena Covid-19.

“Pasien itu saat dibawa ke rumah sakit tidak berstatus sebagai pasien Covid-19. Tetapi pasien yang memiliki masalah jantung. Kemudian meninggal di rumah sakit,” jelas Dewa Indra dalam keterangannya kemarin.

Dia menyebutkan, sejatinya pasien tersebut merupakan orang Bali. Hanya saja dia menetap di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sehingga saat meninggal beberapa waktu lalu, jenazahnya diantarkan ke daerah asalnya.

“Namun pihak rumah sakit tidak memberikan konfirmasi soal itu. Sehingga kami di Gugus Tugas tidak menempatkan pasien itu sebagai pasien Covid-19. Karena saat datang ke rumah sakit tidak berstatus sebagai pasien Covid-19. Dan riwayatnya tidak ada Covid-19,” pungkasnya.

Sekadar mengingat kembali, peristiwa yang sama juga sempat terjadi pada seorang warga negara asing (WNA) berkelamin laki-laki yang meninggal di atas motor. Di Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat, pada pertengahan Maret 2020 lalu.

Awalnya, WNA itu disebut bukan meninggal karena Covid-19. Terlebih informasinya WNA itu sebelumnya sempat mabuk keras. Namun karena pihak rumah sakit mengambil sampel spesimen dari jenazah WNA itu untuk diuji swab, belakangan baru diketahui dia ternyata positif Covid-19.

(bx/hai/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news