Rabu, 03 Jun 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

H-3 Idul Fitri, Total 27.815 Orang Keluar Bali Lewat Gilimanuk

22 Mei 2020, 21: 15: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

H-3 Idul Fitri, Total 27.815 Orang Keluar Bali Lewat Gilimanuk

TINJAU: Kapolda Bali Golose meninjau Pelabuhan Gilimanuk, Jumat siang (22/5). (FT. GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Arus penumpang keluar-masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk menjelang hari raya Idul Fitri mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun lalu. Untuk arus penumpang tahun ini didominasi oleh kendaraan barang atau angkutan logistik. Sedangkan untuk penumpang yang masuk Bali sebagian besar merupakan warga dari wilayah Bali maupun dari seberang timur Bali yang pulang karena sudah tidak memiliki pekerjaan. Hal itu disampaikan GM ASDP Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk Fahmi Alweni.

"Para penumpang umum menuju Bali itu juga melalui pemeriksaan jajaran aparat di wilayah masing-masing sebelum masuk Banyuwangi, maupun di wilayah Banyuwangi dan pemeriksaan di Pelabuhan Ketapang," ujarnya.

Fahmi menegaskan, sejak adanya kebijakan pembatasan orang masuk Bali, pihaknya bersama Gugus Tugas Banyuwangi sudah berupaya maksimal dalam melakukan pengawasan. Bahkan, diakuinya, di Banyuwangi juga sudah ada beberapa tempat pemeriksaan sebelum keluar. "Kami tetap berkoordinasi dengan Gugus Tugas Banyuwangi dan meneruskan aturan ataupun imbauan dari pemerintah di Bali," tegasnya.

Fahmi menambahkan, pihaknya juga sepakat penanganan Covid-19 adalah tugas dan tanggung jawab bersama. Masalah pandemi Covid-19 juga menjadi atensi seluruh jajaran instansi di bawah Kementerian Perhubungan. Di Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk telah diberlakukan pembatasan loket masuk pelabuhan, sehingga memudahkan penyekatan penumpang. Selain itu, penumpang juga diarahkan masuk melalui check point agar pemeriksaan berjalan lebih optimal.

Dari pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) di Pelabuhan Gilimanuk, Jumat (22/5) siang, akivitas di pintu masuk pelabuhan terlihat lengang. Intensitas kendaraan yang masuk pelabuhan pun tidak begitu banyak. Kendaraan roda empat yang keluar-masuk Bali didominasi truk dan mobil box angkutan barang.

Kapolda Bali Irjenpol Petrus Reinhard Golose di sela kunjungan ke Gilimanuk Jumat siang (22/5) mengatakan, seluruh aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk bisa dikontrol oleh petugas dengan baik. Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, ada penurunan penyeberangan hingga 80 persen. "Dari laporan yang ada, penurunan sekitar 80 persen. Dan yang perlu diantisipasi adalah arus balik," terangnya.

Dalam kesempatan yang sama Kapolda juga mengapresiasi kinerja petugas penyebrangan yang ada di Gilimanuk-Ketapang dan stakeholder serta masyarakat dalam memerangi penyebaran Covid-19 di Bali.

Sementara itu, sesuai data yang diperoleh terkait angkutan lebaran 2020 dari ASDP Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, hingga H-3 Lebaran tahun 2020, sebanyak 27.815 orang tercatat keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang. Jumlah ini jauh menurun dibandingkan H-3 Lebaran tahun lalu sebanyak 428.019 orang. Hal yang sama juga terjadi pada jumlah penumpang yang memasuki Bali, dimana pada H-3 Lebaran tahun 2020 ini total jumlah penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang sebanyak 11.179 orang. Jumlah ini juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 189.495 orang penumpang.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news