Rabu, 03 Jun 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Sempat Kontak dengan PDP 61, 26 Orang di Gerokgak Jalani Rapid Test

23 Mei 2020, 16: 58: 55 WIB | editor : I Putu Suyatra

Sempat Kontak dengan PDP 61, 26 Orang di Gerokgak Jalani Rapid Test

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Gugus tugas terus melakukan penelusuran terhadap warga yang sempat melakukan kontak dengan PDP 61. Dari hasil tracing, tercatat sebanyak 26 orang dilaporkan sempat melakukan kontak dengan PDP 61. Tim medis pun melakukan rapid tes terhadap puluhan warga tersebut.

Seperti diketahui, PDP 61 merupakan warga asal Kecamatan Gerokgak. Ia sempat berkunjung ke rumah kerabatnya yang merupakan wilayah transmisi lokal di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula pada 4 Mei 2020 lalu. Persis tepat hari pertama Desa Bondalem menjalani karantina wilayah, sejak 3 Mei 2020.

Setelah mengetahui Desa Bondalem yang dikunjunginya sedang dikarantina, PDP 61 ini pun akhirnya memilih pulang ke Gerokgak. Ia selanjutnya menjalani karantina mandiri di rumahnya untuk memotong rantai penyebaran Virus Corona.

Seusai menjalani karantina mandiri, PDP 61 pun akhirnya diswab. Ketika diswab pertama, hasilnya negatif. Namun setelah diswab ke dua rupanya hasilnya positif. PDP 61 yang non PMI, inipun dirawat di RS Pratama Giri Emas dan menjadi pasien pertama yang terkonfirmasi positif di Gerokgak.

Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa menjelaskan, sebanyak 26 orang yang sempat kontak dengan PDP 61 telah dirapid tes pada Sabtu (23/5) siang merupakan keluarga dari PDP 61. Hasilnya sebanyak 20 orang dinyatakan non reaktif. Sedangkan sisanya lagi enam orang sedang dirapid dan belum keluar.

“Sekarang rapid tesnya sedang berjalan. Jadi yang sudah keluar hasilnya itu baru 20 orang. semuanya non reaktif. Sisanya lagi enam orang belum keluar,” ujar Suyasa saat memberikan keterangan pers secara online, Sabtu (23/5) siang.

Lalu apakah akan melakukan tes swab terhadap puluhan orang tersebut? Suyasa menyebut pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada tim medis, apakah akan di swab atau tidak. “Itu (tes Swab, Red) tim medis yang menentukan. Jika dirasa rapid tes cukup, maka swab tidak dilakukan,” jelasnya.

Di sisi lain, hingga Sabtu (23/5) Suyasa menyebut tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif. Sedangkan pasien yang sembuh juga tidak ada. Sehingga total pasien terkonfirmasi positif yang sedang menjalani perawatan sebanyak 16 orang.

Rinciannya, dirawat di RS Pratama Giri Emas sebanyak 11 orang dan dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar sebanyak 5 orang.“Hari ini tidak ada penambahan. Yang sembuh juga belum ada,” pungkas Suyasa.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news