Rabu, 03 Jun 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Dua Buruh Serabutan di Denpasar Dinyatakan Positif Covid-19

23 Mei 2020, 18: 52: 09 WIB | editor : I Putu Suyatra

Dua Buruh Serabutan di Denpasar Dinyatakan Positif Covid-19

I Dewa Gede Rai (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar kembali mengumumkan penambahan kasus corona. Penambahan kasus Sabtu (23/5) merupakan dua orang Buruh serabutan di kota Denpasar. Satu pria berusia 39 tahun asal Banyuwangi dan satu pria lainnya berusia 41 berasal dari Pasuruan Jawa Timur.

Mereka di Denpasar berdomisili masing-masing di Desa Pemecutan Kaja dan Desa Padangsambian Klod. Kini keduanya sudah menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Wangaya Denpasar. Disamping penambahan kasus, juga terdapat 1 orang pasien yang dinyatakan sembuh yang berdomisili di Desa Dangin Puri Kangin.

Saat ini angka kasus  kumulatif covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 77 kasus positif. Rincianya adalah 55 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 20 orang masih dalam perawatan.

Dari hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 444 kasus, namun 124 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 320 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 303 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 241, sehingga masih tersisa 62 ODP. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 56 kasus, namun 21 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 35 staus PDP. 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat konfirmasi membenarkan informasi adanya penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 2 orang dan kasus ini dilihat dari penularannya merupakan kasus transmisi lokal. “Baru saja kami mendapatkan laporan dari tim surveilence bahwa ada penambahan kasus positif Covid-19 warga yang bukan asli Denpasar, namun berdomisili di Desa Pamecutan Kaja dan Desa Padangsambian Klod, jumlah OTG ikut bertambah 3 orang, dan PDP meningkat 1 orang per hari ini,” terangnya.

Dilihat dari riwayat perjalanannya ke 2 pasien ini 3 minggu sebelumnya baru datang dari luar Bali, yakni dari Banyuwangi dan Pasuruan Jawa Timur.

Melihat perkembangan kasus  ini Dewa Rai tetap mengingatkan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukan trend meningkat selama empat hari terakhir. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah masih menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu  tetap meningkatkan kewaspadaan. Dengan masih adanya orang yang berstatus  OTG, ODP dan PDP  masyarakat harus lebih waspada dan mengikuti arahan pemerintah serta protokol kesehatan. "Dengan diterapkan Perwali PKM  ini, mudah mudahan dapat menekan peningkatan covid 19 di Denpasar," kata Dewa Rai.

Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai covid 19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar covid 19, kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain, tidak Ada yang mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran, kejujuran dan disipilin semua pihak.

(bx/dhi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news