Jumat, 04 Dec 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Dampak Covid-19, Pengurusan Izin Usaha dan IMB Turun 45 Persen

26 Mei 2020, 17: 13: 01 WIB | editor : I Putu Suyatra

Dampak Covid-19, Pengurusan Izin Usaha dan IMB Turun 45 Persen

PELAYANAN: Suasana pelayanan di DPMPPTSP Tabanan sebelum pandemi Covid-19. (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Melesunya perekonomian karena dampak dari Covid-19 ini membuat pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kabupaten Tabanan menurun. Penurunan yang terjadi bahkan mencapai 45 persen.

Kepala Bidang Pelayanan Perijinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Tabanan, I Made Dwi Sudarsana mengatakan bahwa pengurusan perijinan usaha dan IMB memang terjadi penurunan disaat pandemi Covid-19 ini. Hal itu diduga disebabkan karena faktor kelesuan ekonomi. "Yang sangat terasa itu adalah penurunan pengurusan ijin usaha dan IMB," ujarnya Selasa (26/5).

Adapun data yang diperoleh di bulan Mei 2020 ini jumlah ijin baik IMB dan ijin usaha yang diterbitkan adalah sebanyak 48 ijin. Sedangkan di bulan Mei 2019 lalu jumlah IMB dan ijin usaha yang diterbitkan mencapai 114 ijin. Sedangkan di bulan Maret 2020 lalu atau sebelum darurat Covid-19 ada 116 ijin yang diterbitkan. "Penurunan terjadi sekitar 40 sampai 45 persen karena bulan Mei masih belum selesai, dan ada izin yang masih dalam proses," imbuhnya.

Padahal target dari retribusi di awal tahun terpasang Rp 5,1 Miliar dan mengalami revisi menjadi Rp 3,3 Miliar. Sehingga dikhawatirkan penurunan pengurusan ijin usaha dan IMB yang terjadi membuat target tidak tercapai. Namun menurutnya hal itu menjadi tantangan tersendiri terlebih kondisi perekonomian saat ini masih terpuruk. Dengan catatan tercapai apabila perekonomian sudah normal kembali di triwulan III 2020, karena penopang utama retribusi IMB dari pembanguanan perumahan dan akomodasi wisata.

"Kalo dilihat sekarang kelesuan sektor pariwisata sudah jelas, kaalau dari properti perumahan kesulitan developer menjual karena target pasar sebagian besar jobless," tandasnya.

Selama pandemi Covid-19, DPMPPTSP Tabanan sendiri mengimbau masyarakat yang mengajukan perizinan berusaha dapat mengurus perizinan secara mandiri melalui aplikasi OSS via www.oss.go.id. DPMPPTSP Tabanan juga menyediakan call center untuk mempermudah masyarakat berkonsultasi.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news