Minggu, 05 Jul 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Jambret WNA, Polsek Kediri Tangkap Dua Warga Songan

02 Juni 2020, 20: 36: 53 WIB | editor : Nyoman Suarna

Jambret WNA, Polsek Kediri Tangkap Dua Warga Songan

JAMBRET: Kedua pelaku saat diamankan di Mapolsek Kediri, Senin (1/6). (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Dua orang pelaku penjambretan terhadap warga negara asing (WNA) di Jalan Jurusan Kaba-kaba – Munggu, memasuki Banjar Dauh Yeh Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Tababan, Sabtu (30/5) dibekuk jajaran Polsek Kediri.

Berdasar informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula ketika, Sabtu (30/5), sekitar pukul 17.30 Wita, korban asal Rusia, Anantasia Nikifurovets, 25, melintas di TKP. Tiba-tiba dua orang pria tidak dikenal dengan menggunakam sepeda motor Yamaha Nmax memepet korban serta menarik tas korban sehingga terjatuh. Kedua pelaku pun kabur dengan membawa tas kain berwarna merah milik korban yang di dalamnya terdapat satu unit Iphone X dan uang tunai Rp 70 ribu. Atas peristiwa tersebut korban melapor ke Polsek Kediri.

Kapolsek Kediri menyampaikan, setelah menerima laporan, pihaknya melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa ada seorang laki-laki telah menjual satu unit HP merk Iphone X dalam keadaan terkunci di wilayah Denpasar. Berbekal informasi tersebut, tim Reskrim Polsek Kediri melakukan penelusuran dan berhasil mengantongi nama pelaku serta penadah barang curian pelaku. Akhirnya kedua pelaku dengan identitas I Ketut Cukup, 29, dan I Nengah Arianto, 30, yang sama-sama berasal dari Banjar Kendal, Desa Songan B, Kintamani, Bangli, serta dua orang penadah atas nama Efendi dan I Wayan Adiyanto Giri diamankan petugas.

"Kedua pelaku penjambretan dan dua orang penadah diamankan, Senin (1/6) dan langsung diamankan ke Mapolsek Kediri," tegasnya saat dikonfirmasi Selasa (2/6).

Ditambahkannya, berdasarkan hasil interogasi, kedua pelaku mengaku sengaja berkeliling untuk mencari korban. Kebetulan saat melintas di TKP, pelaku melihat korban sehingga langsung menjambret tas korban. "Pelaku salah satunya merupakan residivis pencurian, yaitu atas nama Ketut Cukup, tetapi masih didalami lagi," imbuhnya.

Saat kejadian, korban yang tinggal di wilayah Ubud, Gianyar, hendak jalan-jalan mencari udara segar. Atas ulahnya itu, kedua pelaku diancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun dan untuk penadah dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news