Rabu, 08 Jul 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Rai Mantra Tinjau Lokasi Longsor di Ubung Kaja

02 Juni 2020, 21: 20: 29 WIB | editor : Nyoman Suarna

Rai Mantra Tinjau Lokasi Longsor di Ubung Kaja

CEK LOKASI BENCANA: Walikota Rai Mantra didampingi Kepala BPBD IB Joni Ariwibawa, meninjau langsung ke lokasi bencana tanah longsor di Jalan Made Bina, Perum Taman Bina Mulia, Ubung Kaja, Selasa (2/6). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Sehari pasca terjadinya longsor di Jalan Made Bina, Perum Taman Bina Mulia, Ubung Kaja, Denpasar, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, didampingi Kepala BPBD Kota Denpasar IB. Joni Ariwibawa, meninjau langsung lokasi bencana, Selasa (2/6). Ikut pula mendampingi, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodera, serta Perbekel Ubung Kaja Wayan Astika.

Melihat kondisi di lapangan, Walikota Rai Mantra memerintahkan kepada Kalak BPBD agar segera membersihkan material tanah dan lumpur yang menimbun sebagai rumah dan pekarangan warga. Adanya sisa-sisa reruntuhan sudah ditangani petugas, serta mobil dan motor yang tertimpa timbunan tanah juga telah dikeluarkan dari reruntuhan. Selain itu, sebuah alat berat (ekskavator) juga telah diterjunkan untuk mengeruk puing-puing dinding tebing pasca longsor.

Puing-puing bangunan tebing yang longsor itu kemudian dibersihkan dan diangkut menggunakan truk milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar. “Kegiatan pagi ini pembersihan puing-puing tembok dan senderan longsor, dibantu truk DLHK untuk mengangkut puing-puingnya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Ariwibawa.

Lebih lanjut, Joni Ariwibawa menjelaskan, banjir dan tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu disebabkan tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Denpasar dan Badung Utara.

“Hujan itu menyebabkan debit air tidak mampu tertampung di aliran sungai, dan menyebabkan beberapa drainase di perumahan tidak kuat menahan debit air. Sehingga menyebabkan terjadinya lonsor dan endapan lumpur di pemukiman warga,” kata Joni Ariwibawa.

Tidak ada korban dalam mencana tersebut. Namun satu unit mobil dan lima unit sepeda motor mengalami kerusakan yang cukup parah.

(bx/bay/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news