Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Hotel Tutup, Petambak Bingung Jual Udang

19 Juni 2020, 01: 57: 35 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Hotel Tutup, Petambak Bingung Jual Udang

UDANG : Tambak udang milik petani asal lingkungan Peladung Celagi, Desa Peladung, Kelurahan Padangkerta, Karangasem.   (Agus Eka Purna Negara)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Tutupnya hotel di Karangasem lantaran pandemik Covid-19, berdampak langsung terhadap para petambak udang.

I Gusti Putu Lingga, salah seorang petambak udang di Kelurahan Padangkerta, Karangasem, mengaku bingung menjual hasil panen udang. Sebab, selama ini hasil panen selalu terjual ke hotel-hotel melalui para pengepul.

Dia mengaku kesulitan memasarkan udang hasil produksi akibat hotel-hotel di Bali ditutup akibat pandemi. "Hasil panen, saya jual ke pihak hotel lewat pengepul yang langsung mengambil ke sini," sebut Putu Lingga, kemarin (18/6).

Sementara ini, hasil panen dijual ke warga sekitar dan beberapa tempat di seputar Karangasem. Dia memiliki 70-80 ribu bibit udang saat ini. Usianya baru tiga bulan. Untuk panen membutuhkan waktu tujuh sampai delapan bulan.

"Udang ini baru bisa dipanen sekitar empat bulan lagi. Sekarang tidak punya udang siap panen karena baru membibit. Kalau masih punya udang siap panen, jelas sulit jualnya," keluhnya. Putu Lingga berharap, kondisi kembali normal agar  petambak udang bisa kembali menjual hasil panen ke hotel. 

(bx/aka/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news