Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Mengenal Sistem Rem ABS dan CBS Sepeda Motor

24 Juni 2020, 07: 01: 15 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Mengenal Sistem Rem ABS dan CBS Sepeda Motor

LAYANAN: Seorang teknisi di bengkel AHASS berikan pelayanan, tangani motor Scoopy. (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Kendaraan bermotor secara umum harus memiliki sistem keamanan dan keselamatan. Salah satu aspek pengamanan itu adalah sistem pengereman.

Sistem pengereman adalah perangkat mekanis pada kendaraan yang digunakan untuk menurunkan laju kendaraan secara praktis, untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dalam aplikasinya, sistem rem itu memiliki beberapa tipe yang dikhususkan untuk kendaraan yang berbeda.

Putu Hendra Sagita, Technical Service supervisor, Astra Motor Bali mengatakan, sepeda motor Honda saat ini dilengkapi dengan fitur keselamatan pada sistem pengereman. Fitur ini pada unit produksinya dibedakan menjadi dua model, yakni  CBS (Combi Brake System) dan ABS ( Anti-lock Braking System).

Dikatakan Putu Hendra, CBS atau sistem pengereman kombinasi adalah sistem pengereman yang menggabungkan pengereman rem depan dan belakang. Mekanisme kerjanya adalah ketika rem belakang ditekan kuat, maka secara otomatis rem depan juga ikut bekerja melakukan pengereman, Sehingga, jarak perlambatan kendaraan menjadi berkurang.

Sebagai contoh ketika mengerem mendadak hanya dengan rem belakang saja, kendaraan baru berhenti pada jarak 100 meter. Dengan menggunakan sistem CBS, lanjutnya, kendaraan dapat berhenti pada jarak 50 meter.

Sedangkan sistem pengereman ABS, rem yang ditekan terlalu kuat dapat menyebabkan roda menjadi terkunci dan kendaraan menjadi sulit dikendalikan. Hal  ini memungkinkan kendaraan menjadi terpleset atau slip. Apalagi kondisi jalan berpasir atau licin karena basah.

Namun, fitur ABS dari sepeda motor Honda ini dapat mencegah roda menjadi terkunci dengan cara mengatur secara otomatis pengereman melalui proses melepas-menekan sistem rem dengan sangat cepat, sehingga pada saat pengemudi mengerem mendadak, kendaraan masih dapat dikendalikan, dan roda tidak terkunci sehingga terhindar dari kecelakaan

Semua fitur keamanan terpasang pada kendaraan tujuannya adalah untuk mencegah pengendara  dapat terhindar dari kecelakaan. "Selain itu, sikap yang dewasa saat berkendara dan menaati peraturan lalu lintas adalah hal yang paling utama. Jadi, tetapkan utamakan keselamatan di jalan dan berkendaralah dengan aman," tambahnya.

(bx/gek/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news