Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Tim PON Bulutangkis Rindukan Latihan Bersama  

27 Juni 2020, 18: 41: 31 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Tim PON Bulutangkis Rindukan Latihan Bersama   

PELATNAS : I Made Wijaya bersama salah satu atlet PON Bali yang kini menghuni Pelatnas, Komang Ayu Cahya .   (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Tim pelatih bulutangkis PON Bali sudah mewacanakan supaya pebulutangkis Pekan Olahraga Nasional (PON) Bali bisa berlatih bersama-sama di satu tempat. Hanya saja, hal ini perlu persetujuan dari induk organisasi,Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bali. 

Hal itu diutarakan Binpres PBSI Bali sekaligus pelatih kepala tim bulutangkis PON Bali, I Made Wijaya. Ia menyebut, harus mendapat izin dulu, jika ingin para atlet latihan secara bersama. "Wacana awal sih ingin tiga kali dalam seminggu mereka (atlet) bisa latihan  berbarengan. Hal ini wajib diketahui oleh PBSI Bali dan bisa nantinya memberikan izin karena menyangkut soal protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19," ucap Wijaya akhir pekan kemarin.

Dari penerapannya di lapangan, memang cabor bulutangkis sudah menerapkan yang namanya ‘physical distancing’. Jadi, salah satu syarat protokol kesehatan sudah terpenuhi. Hanya tinggal yang lainnya saja diperketat. "Apalagi KONI Bali sudah memberikan solusi, bagi cabor yang tidak ada kontak fisiknya, dibolehkan melakukan latihan bersama. Namun, dalam pengawasan yang ketat," tegas Wijaya. 

Soal tempat latihan itu, rencana pihak pelatih memilih GOR Dharma Praja di Dalung sebagai lokasi latihan. Kebetulan juga, hampir 100 persen seluruh atlet berada di Bali. "Hanya satu saja yang diluar Bali, yaitu Komang Ayu Cahya. Dia saat ini sedang berada di Pelatnas. Sisa 9 orang lagi, semuanya di Bali," ungkapnya. 

Sebagai pelatih, Wijaya juga menganjurkan supaya para pemain tetap melakukan latihan secara individu, baik itu fisik maupun teknik. Meskipun, yang hanya bisa ditingkatkan secara maksimal sekarang ini dalam masa pandemi adalah soal fisik. Jika nanti persetujuan latihan bersama itu diberikan lampu hijau, barulah soal teknik akan digenjot. "Saya sudah memantau atlet. Mereka sudah rajin memposting video atau foto mereka ke web Pelatda Bali untuk dipantau KONI Bali secara virtual," tandas Wijaya. 

(bx/dip/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news