Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

Soal Pembakaran Bendera PDIP, Lanang: Lawan Propaganda Murahan

28 Juni 2020, 10: 38: 30 WIB | editor : I Putu Suyatra

Soal Pembakaran Bendera PDIP, Lanang: Lawan Propaganda Murahan

Dr. Sukawati Lanang Perbawa, SH MH. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR BALI EXPRESS - Pembakaran bendera PDIP oleh massa yang menolak rancangan undang – undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) mendapat perhatian serius dari dosen FH Tata Negara Universitas Saraswati Denpasar Dr. Sukawati Lanang Perbawa, SH MH.

Lanang mengajak, nasionalis harus bersatu melawan propaganda murahan ini, yang tujuan ujungnya membuat kekacauan di tengah masyarkat melawan Corona. Ini skenario yang berbahaya bagi keutuhan bangsa.

Menurutnya, Indonesia adalah negara Hukum maka yang melakukan tindakan hukum merobek bendera harus dihukum sesuai hukum yang berlaku.

“Jangan ada merasa ormas yang kebal hukum karena mengerahkan massa kemudian tidak dihukum. Apa hubunganya PDIP dan komunis. Komunis sudah mati dan sudah tidak laku,” katanya.

Paling, kata dia, hanya untuk nostalgia kekuatan orde baru yang pingin bangkit dengan menggandeng kekuatan ekstrem kanan yg terus konsolidasi ingin merebut kekuasaan.

“Kalau proses RUU HIP ya silakan dibahas sesuai mekanisme dan melalui proses demokrasi dengan argumentasi yang masuk akal. Kita semua tahu proses disahkan Pancasila sebagai dasar negara mulai dari pidato Bung Karno 1 juni 1945, secara ideologi dan dasar philosopi (philosopy grounslag),” ungkapnya. 

Menurutnya, benar kata Bung Karno, perjuangan akan lebih sulit melawan bangsa sendiri. Atau saudara sendiri apalagi sudah disusupi isme, isme dunia.

Pancasila dilahirkan oleh Bung Karno dari hasil galian pemikiran rakyat Indonesia. pendiri bangsa, Bapak bangsa, pencetus Pancasila. “Aneh kalau ada orang yang hidup di NKRI tidak menghormati pemikiran Beliau,” katanya.

Pemikiran Bung karno dan founding father harus dihormati. Dijelaskan, di Hindu menghormati orang tua bagian dari ajaran catur guru.  Jadi orang yang tdk menghormati orang tua maka akan durhaka dan masuk neraka. Karena orang itu juga pasti tidak akan pernah dihormati oleh anak cucunya nanti.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news