Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Pelatih Pelatda Bali Diminta Sesuaikan Program Saat Pandemi

29 Juni 2020, 12: 22: 29 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pelatih Pelatda Bali Diminta Sesuaikan Program Saat Pandemi

KORDINASI : KONI Bali melakukan kordinasi dengan para pelatih cabor yang lolos PON 2021, Jumat (26/6) lalu.  (Krisna Pradipta/Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - KONI Bali, Kamis (25/6) dan Jumat (26/6) lalu, bertatap muka dengan para pelatih cabang olahraga (cabor) yang lolos ke PON 2021. Dalam rapat beberapa sesi itu, KONI Bali berharap para pelatih bisa menyesuaikan program yang tepat sasaran sesuai kondisi sekarang ini dalam masa pandemi. 

Menurut Binpres KONI Bali, I Nyoman Yamadhiputra,  yang bisa diinstruksikan KONI Bali saat ini adalah cabor masing-masing bisa menyesuaikan program atau kebutuhan, sehingga, setelah memasuki tahun 2021 nanti, atlet sudah siap dari segi fisik, mental, dan strategi."Dari pertemuan dengan pelatih cabor, memang ada sebagian cabor yang sudah bisa menyesuaikan programnya, dan ada juga yang belum maksimal karena kondisi. Intinya, sekarang cabor bisa memaksimalkan program di tengah pandemi Covid-19, supaya tepat sasaran kepada atlet. Agar atlet tidak merasa jenuh, karena terus berlatih secara mandiri," tegas Yamadhiputra, Minggu (28/6) kemarin.

Jika ada cabor yang hendak melakukan sparing antar atlet, lanjutnya, diharapkan supaya memenuhi protokol kesehatan. Seperti mengecek suhu tubuh, mewajibkan mencuci tangan sebelum dan sesudah berlatih dan sebagainya. "Atlet yang sedang sakit, jangan terlibat dalam latihan. Potokol kesehatan wajib diperhatikan," tegasnya kembali. 

Saat ini, Pelatda Bali memang sudah memasuki masa desentralisasi atau latihan terpusat secara intern di masing-masing cabor. Program ini rencananya berlangsung hingga April tahun depan. "Setelah masuk bulan Mei baru sentralisasi dilakukan sampai bulan Oktober. Tapi ini baru perencanaan awal saja," ucap Yamadhiputra yang juga menjabat Ketua Umum Pengprov FOPI Bali ini. 

Kemudian, untuk tes fisiknya juga belum ditentukan, karena apapun keputusan KONI Bali, mengacu dari keputusan pemerintah juga. "Harusnya tes fisik tahap II itu di bulan April tahun ini, dan tahap III bulan Juli. Tapi, karena Covid-19 dan PON ditunda, maka tes fisik juga ikut diundur. Tunggu instruksi dari pemerintah,  semasih belum ada info resmi, kami belum berani mengambil keputusan," tandasnya. 



(bx/dip/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news