Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Mertua Perkosa Menantu yang Masih Berumur Belasan Tahun

29 Juni 2020, 16: 32: 20 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Mertua Perkosa Menantu yang Masih Berumur Belasan Tahun

LAPOR : Surat pelaporan pemerkosaan, yang kini ditindaklanjuti aparat kepolisian. (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Seorang mertua bernama I Made Yasa tega memperkosa keponakan yang juga menantunya berinisial NMS,14. Peristiwa bejat tersebut terjadi Rabu (29/4) pukul 03.00 dini hari, saat korban sedang tertidur di rumahnya di  Jalan Pulau Singkep, Pedungan, Denpasar Selatan.Kasus ini kini bergulir di Polresta Denpasar. 

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan pemerkosaan tersebut. “Saat ini kasusnya sedang didalami,” jawabnya, Senin (29/6). 

Sementara itu, pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pembinaan Perempuan dan Anak  (P2TP2A) Kota Denpasar yang mendampingi korban dalam pelaporan ke Polresta, membeberkan peristiwa bejat yang menimpa korban. “Dia diperkosa oleh Ayah mertuanya saat sedang tertidur, ketika dia terbangun sempat melakukan perlawanan dengan menendang mertuanya, tetapi selanjutnya dia tidak berdaya,” beber Luh Anggreni. 

Sebelum diperkosa mertuanya, korban yang masih di bawah umur ini, juga pertama kali diperkosa oleh sepupunya yang tak lain anak dari mertuanya yang sekarang hingga hamil. “Dia kemudian dinikahkan dengan sepupunya, walaupun masih di bawah umur dengan upacara adat kecil untuk mengesahkan agar bayi tidak lahir dengan cuntaka,” lanjut Luh Anggreni.

Walaupun sudah menikah, keduanya tidak tinggal sekamar dan tidak saling tegur sapa. Setelah melahirkan anaknya tersebut, hanya dalam waktu satu bulan setelah melahirkan, korban kembali diperkosa oleh mertuanya tanpa peduli dampak perbuatan terhadap korban. 

Luh Anggreni menjelaskan, korban saat ini mengalami trauma berat akibat perkosaan yang dilakukan oleh mertuanya. “Korban saat ini selalu takut, kadang bengong sendiri, marah. Awalnya ibu korban takut ketika kasus ini dibawa ke Polresta, kami yakinkan bahwa kasus ini harus diproses hukum, kemarin kami sudah lapor” pungkasnya.

(bx/ris/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news