Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

PDIP Karangasem Datangi Polres, Laporkan Pembakaran Bendera

29 Juni 2020, 19: 51: 10 WIB | editor : Nyoman Suarna

PDIP Karangasem Datangi Polres, Laporkan Pembakaran Bendera

ORASI: Para kader PDIP berkumpul di Sekretariat DPC PDIP Karangasem sebelum bertandang ke Mapolres Karangasem, Senin (29/6) pagi. (ISTIMEWA)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Puluhan kader termasuk anggota fraksi di DPRD Karangasem berkumpul di Kantor DPC PDI Perjuangan, Karangasem, Senin (29/6) pagi. Mereka berorasi, menyampaikan reaksi atas pembakaran bendera partai PDI Perjuangan di Jakarta beberapa waktu lalu.

Setelah berorasi di markas "banteng" di Jalan Ahmad Yani, Amlapura, 25 orang tersebut langsung tancap gas menuju Mapolres Karangasem. Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem, I Gede Dana, menyebut, kedatangan pihaknya adalah untuk membuat laporan resmi terkait insiden pembakaran bendera partai.

Langkah ini, diakuinya, dilakukan serentak. "Kami memberi dukungan kepada kawan di Jakarta untuk lebih kencang mengawal proses hukum di Jakarta. Kami di daerah juga melakukan pengaduan ke Polres Karangasem agar bisa men-suport langkah kepolisian di Polda Metro Jaya," tegas Gede Dana, Senin (29/6).

Mewakili kader lainnya, Dana mengaku sangat menyayangkan insiden itu. Untuk itu, pihaknya menuntut agar pembakar bendera diproses hukum. Di sisi lain, Gede Dana meminta para kader partai tetap tertib sembari menunggu proses hukum siap bergulir. 

Dia berharap, Pancasila tidak lagi diganggu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan ingin memecah belah bangsa. Bahkan, sebagai bentuk pengamalan Pancasila, pihaknya telah meminta agar kader partai yang ikut tidak anarkis.

"Kami lakukan ini betul-betul mempertahankan Pancasila. Pancasila diganggu dengan alasan bahwa PDIP adalah PKI. Bahwa kami tidak Pancasila. Ini bukti kami dengan roh Pancasila kami amalkan," seru politisi asal Desa Datah, Kecamatan Abang ini.

Pantauan di lokasi, jumlah rombongan terdiri atas 25 orang. "Kami datang tidak semua karena masa pandemic. Meski demikian, kami tetap ikuti imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan," diakui Gede Dana.

Rombongan diterima Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini. Kapolres mengaku, aduan yang disampaikan kader PDIP Karangasem telah diterimanya. Pada intinya, pihaknya akan menyampaikan aduan tersebut ke pimpinan. "Aduannya berupa dukungan kepada Polri agar benar-benar menjalan upaya hukum secara adil dan bijaksana," ujar Nyoman Suartini.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news