Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Transmisi Lokal Meningkat Lagi, Denpasar Tambah 11 Kasus Baru

29 Juni 2020, 20: 27: 03 WIB | editor : Nyoman Suarna

Transmisi Lokal Meningkat Lagi, Denpasar Tambah 11 Kasus Baru

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai. (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Kasus transmisi lokal di Denpasar terus meningkat. Senin (29/6) GTPP Kota Denpasar kembali mencatat 11 kasus baru.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, semuanya merupakan kasus transmisi lokal.

Kesebelas kasus tersebut yakni, perempuan (34) dari Desa Tegal Harum, kini dirawat di rumah singgah. Perempuan (27) dari Kelurahan Sesetan, dirawat di rumah singgah. Selanjutnya satu keluarga terdiri dari tiga orang, domisili di Desa Peguyangan Kangin. 

Selain itu, terdapat juga klaster keluarga yang tertular dari ibunya, seorang pedagang ikan di Pasar Kumbasari umur 54 tahun dan dinyatakan positif tanggal 12 Juni 2020. Yang positif yakni anak perempuan pertamanya (39). Kemudian anak kedua, perempuan (36). Ketiga menantu perempuannya (27). Ketiganya merupakan OTG dan dirawat di rumah singgah.

Selanjutnya seorang laki-laki (49) berdomisili di Padangsambian dan dirawat di RSPTN juga dinyatakan positif. Lalu seorang laki-laki (47) dari Kelurahan Ubung dan dirawat di RSUD Wangaya. Kemudian seorang laki-laki (9) dari Desa Pemogan dan dirawat di RSUD Wangaya. Berikutnya seorang laki-laki (3) dari Desa Pemogan dan kini dirawat di RSUD Wangaya, dan seorang laki-laki (26) dari Kelurahan Renon dan diisolasi mandiri. Terakhir yakni laki-laki (25) asal Penatih, dirawat di rumah singgah.

Sementara pasien yang sembuh sebanyak 5 orang, yakni seorang perempuan asal Pemecutan, laki-laki asal Tegal Kerta, laki-laki asal Desa Pemogan, laki-laki dari Kelurahan Padangsambian, laki-laki dari Desa Pemogan.

Secara kumulatif, Dewa Rai menjelaskan, kasus Covid 19 di Kota Denpasar mencapai 521 kasus positif.  Rincianya adalah 191 sembuh, 8 orang meninggal dunia, dan 322 orang masih dalam perawatan.

Dewa Rai menambahkan, selain kasus baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah, penyebaran di klaster keluarga dalam satu rumah juga menjadi catatan penting. "Sehingga diperlukan penerapan protokol kesehatan yang lebih disiplin di dalam keluarga, terlebih bagi mereka yang anggota keluarganya memiliki mobilitas di luar rumah yang tinggi," ujarnya.

Melihat perkembangan kasus  ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru.

(bx/dhi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news