Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Laporkan Bendera Dibakar, DPC PDIP Tabanan Gelar Aksi Damai  

29 Juni 2020, 21: 52: 33 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Laporkan Bendera Dibakar, DPC PDIP Tabanan Gelar Aksi Damai   

LAPOR : Jajaran DPC PDIP Tabanan melaporkan aksi pembakaran bendera partai ke Polres Tabanan, Senin (29/6).   (Dewa Rastana)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Sejumlah kader dan simpatisan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, melaporkan soal pembakaran bendera induk partai dalam sebuah aksi unjuk rasa di depan gedung DPR-RI beberapa hari lalu, ke Mapolres Tabanan, Senin (29/6). 

Aksi damai tersebut dipimpin langsung Ketua DPC PDIP Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, yang dimulai dengan menggelar orasi di Sekretariat Kantor DPC PDI Perjuangan Tabanan, sekitar pukul 08.30 Wita. Orasi diawali dengan pembentangan spanduk yang berisikan sikap DPC PDIP Tabanan terhadap pembakaran bendera induk partainya. Sejumlah panduk dibentangkan, diantaranya bertuliskan ‘Saya Bukan PKI, Saya Bukan HTI, Saya PDI Perjuangan’. Ada juga spanduk bertuliskan ‘ Satu Bendera Dibakar, Berjuta Bendera Berkibar'. 

Aksi tersebut juga tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 dengan tetap menggunakam masker, dan yang hadir tidak lebih dari 25 orang.Dalam orasinya Ketua DPC PDIP Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menuntut pelaku pembakaran bendera PDIP yang berlangsung di depan gedung DPR/MPR diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. "Kami meminta pihak aparat penegak hukum memroses hukum oknum pembakar bendera partai kami," tegasnya. 

Sejumlah anggota Fraksi PDIP DPRD Tabanan turut menyampaikan orasinya, kemudian konvoi menuju Polres Tabanan. Aksi damai ini diakhiri dengan menyerahkan pernyataan sikap oleh Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang diterima Wakapolres Tabanan, Kompol I Made Krisnha Mahardika, mewakili Kapolres Tabanan. 

Ditambahkannya, pihaknya menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas oknum yang telah melakukan pembakaran  bendera partai. "Karena hal ini justru akan memecah belah NKRI yang kita cintai," tegasnya. 

Ia pun menegaskan, jika selaku kader sekaligus warga negara Republik Indonesia, pihaknya merasa terusik karena bendera partai yang sangat dibanggakan dibakar tanpa sebab yang jelas. "Padahal, bendera ini adalah salah satu simbol partai, karena kami merasa berempati dan merasa memiliki, maka kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas oknum tidak bertanggung jawab ini. Tapi, tetap sesuai instruksi Ibu Ketua Umum, kita harus menanggapinya dengan damai dan tenang, tidak arogan mengikuti prosedur hukum," sambungnya. 

Menyikapi masalah ini, DPC PDI Perjuangan Tabanan telah menginstruksikan tim hukum yang terdiri I Gede Nyoman Janupati dan Putu Yudi Satria Wibawa, untuk memberikan keterangan lebih lanjut yang dibutuhkan dalam pelaporan tersebut. "Kami sangat mengapresiasi Polres Tabanan yang telah menerima kami dengan baik," tandasnya. 

Terkait pelaporan tersebut, Wakapolres Tabanan, Kompol I Made Krisnha Mahardika, mengatakan, telah menerima pengaduan dari DPC PDI Perjuangan Tabanan dan akan diproses. "Kita masih pelajari laporannya, kemudian sesuai prosedur standar operasional, kita akan melakukan klarifikasi guna menentukan langkah yang akan diambil berikutnya. Untuk perkembangannya akan kita laporankan nanti," ujarnya. 

(bx/ras/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news