Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

ASN Diskop dan UKM Bali Tewas Gantung Diri di Toilet Kantor UPTD

30 Juni 2020, 21: 19: 31 WIB | editor : Nyoman Suarna

ASN Diskop dan UKM Bali Tewas Gantung Diri di Toilet Kantor UPTD

EVAKUASI : Ni Nyoman Alit, 57, dievakuasi setelah gantung diri di toilet kantor UPD Diklat Koperasi Provinsi Bali. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Peristiwa gantung diri menggegerkan warga Jalan Tukad Yeh Penet, Renon, Denpasar. Ni Nyoman Alit, 57, ASN (Aparatur Sipil Negara), ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi kantor UPTD Diklat Koperasi Provinsi Bali, Selasa (30/6) pukul 09.30. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh cleaning service kantor tersebut.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menerangkan, korban ditemukan tewas gantung diri menggunakan selendang warna warni. “Korban ditemukan dalam keadaan sudah gantung diri menghadap ke timur dan posisi menoleh ke kanan,” ungkapnya.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Made Karna Sutrisna, 27, seorang petugas kebersihan di kantor tersebut. “Pukul 06.30 saksi datang ke kantor untuk bersih-bersih. Menurut keterangan saksi, dia sempat bertemu korban di lantai 2 kantor dan sempat bertegur sapa,” jelasnya.

Sekitar pukul 09.30 saksi ditanya oleh petugas cleaning service bernama Ibu Nyoman karena kamar mess kantor terkunci. “Ibu Nyoman bertanya kepada Karna kenapa kamar mes terkunci. Mereka kemudian mengecek bersama karena tidak biasanya kamar mess terkunci saat jam kerja. Keduanya mengetok pintu beberapa kali tetapi tidak ada jawaban. Saksi Karna yang penasaran kemudian berusaha melihat dari pentilasi. Saksi melihat ada selendang tergantung di pintu kamar mandi. Karna bertanya ke ibu Nyoman yang biasa mengurus mess, apakah pernah menaruh kain tergantung di kamar mandi? Ibu Nyoman menjawab tidak pernah,” beber Iptu Sukadi.

Saksi yang curiga dengan situasi yang tidak biasa tersebut kemudian memberitahu Gde Gunawan, 38, seorang petugas cleaning service lainnya untuk mengecek dan membuka pintu tersebut. “Saksi Gde Gunawan kemudian memberitahu Satpam kalau mess tersebut terkunci. Pintu akhirnya didobrak dan korban ditemukan sudah tewas gantung diri,” ungkapnya.

Setelah mendobrak pintu, para saksi kaget melihat korban gantung diri. Saksi kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada Kepala UPTD dan menghubungi petugas. “Dari hasil identifikasi yang kami lalukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Ciri-ciri korban memang menandakan orang mati gantung diri. Lidah korban menjulur keluar, korban menghadap timur dan menoleh ke kanan. Korban saat ditemukan menggunakan baju kaos warna abu-abu dan celana training warna biru dan sepatu kain warna hitam,” beber Iptu Sukadi.

Dugaan sementara pihak kepolisian, korban mati karena bunuh diri. Sementara motif korban gantung diri hingga saat ini masih diselidiki.

Saat Bali Express (Jawa Pos Group) datang ke kantor UPTD tersebut, pihak UPTD enggan memberikan keterangan dan meminta menghubungi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. Tetapi I Wayan Mardiana selaku Kadis Koperasi dan UKM tidak merespon saat dihubungi media.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news