Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Prodi Penerangan Yudisium Empat Mahasiswa

30 Juni 2020, 22: 24: 49 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Prodi Penerangan Yudisium Empat Mahasiswa

YUDISIUM : Mahasiswa yang diyudisium berpose bersama sejumlah pejabat di lingkungan Kampus STAHN Mpu Kuturan Singaraja.  (Putu Mardika)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Prodi Penerangan Agama Hindu, STAHN Mpu Kuturan Singaraja akhirnya meyudisium empat orang mahasiswanya, Senin (29/6) pagi. Pelaksanaan yudisium tahun akademik 2019/2020 jenjang Strata Satu tersebut dilakukan di auditorium Kampus STAHN Mpu Kuturan Singaraja, yang berlokasi di Jalan Kresna.

Acara Yudisium yang berlangsung sederhana, dihadiri sejumlah pejabat di lingkup STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Seperti Waka I, Gede Mahardika, S.Ag, M.Fil. H, Waka II Ketut Bali Sastrawan, S.Ag, M.Pd.H, Waka III IG Agung Jaya Suryawan, S.Ag, M.Ag, Kabag AUAK Drs. Gusti Nyoman Artawan, M.Ag. Hadir pula  Ketua Jurusan Dharma Duta I Gusti Agung  Made Gede Mudana, M.Si, M.Pd, dan Kaprodi Penerangan Agama Hindu, Luh Eka M. Julianingsih. P, M.Pd.H.

Dalam laporannya, Kaprodi Penerangan Agama Hindu, Luh Eka M.J.P menjelaskan, empat mahasiswa yang diyudisium adalah I Gede Widiantara dengan IPK 3,88 (Cumlaude), Ni Made Sumiasih dengan IPK 3,78 (Cumlaude), Komang Dwi Yani dengan IPK 3,36 (Memuaskan), dan Kadek Dwi Yanti, IPK 3,33 (Memuaskan).

Eka menyebut, keempat mahasiswanya telah berjuang keras, sehingga mampu menuntaskan studinya selama empat tahun. Selama mengenyam pendidikan di kampus, mahasiswa tersebut banyak berkontribusi untuk Prodi Penerangan, baik secara akademik maupun non akademik.

“Yang lebih membanggakan bagi kami, mereka sebelum lulus sudah dikontrak menjadi Penyuluh Agama Hindu. Tentu ini menjadi bukti bahwa Penerangan Agama Hindu memiliki peluang kerja yang cukup menjanjikan,” singkatnya.

Ketua Jurusan Dharma Duta Indonesia Gusti Agung Made Gede Mudana, menyebut Yudisium adalah momentum pengumuman nilai kepada mahasiswa sebagai proses penilaian akhir dari seluruh mata kuliah yang telah di ambil mahasiswa. Juga sekaligus memutuskan lulus atau tidaknya mahasiswa dalam menempuh studi.

 Ia berpesan agar mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang diraihnya di masyarakat. Sebab, dharma bakti para alumni STAHN Mpu Kuturan Singaraja ditunggu oleh masyarakat dan negara. “Bagi kami ini adalah hari yang sangat berbahagia. Hari perdana pelepasan mahasiswa, khususnya pada Prodi Penerangan. Semoga ilmu yang saudara dapatkan bermanfaat dan berguna. Pengukuhan saudara akan menjadi bekal dalam meningkatkan kejujuran di masyarakat dan jangan pernah berhenti belajar,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Gede Mahardika, S.Ag, M.Fil.H yang didaulat membuka yudisium, meminta agar mahasiswa yang segera akan diwisuda ini, tetap berkontribusi menjadi penyambung lidah kampus untuk mempromosikan lembaga kepada masyarakat.

“Saudara sebentar lagi akan diwisuda. Akan berstatus alumni. Jaga nama baik lembaga, abdikan diri pada masyarakat. Bila perlu promosikan lembaga STAHN Mpu Kuturan Singaraja ini.  Sebarkan hal baik tentang kampus, saudara bisa menjadi rujukan bagi masyarakat untuk kuliah di STAHN,” pungkasnya.

(bx/dik/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news