Sabtu, 11 Jul 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Ribuan Satgas Desa Adat Buleleng Digelontor Beras

30 Juni 2020, 22: 37: 15 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Ribuan Satgas Desa Adat Buleleng Digelontor Beras

INSENTIF : Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyerahkan secara simbolis insentif beras bagi Satgas Gotong Royong Desa Adat di Lobi Atiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Selasa (30/6) pagi.  (Putu Mardika)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Satgas Gotong Royong Desa Adat di Buleleng kini bisa sedikit tersenyum lega. Mereka digelontor insentif beras masing-masing 15 kilogram dari Gugus Tugas Percepatan penangan Covid-19.

Tercatat sebanyak 7.409 orang satgas menerima insentif beras tersebut. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 yang sekaligus Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, di Lobi Athiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Selasa (30/6) pagi.

Bupati Agus Suradnyana menjelaskan, pemberian insentif ini sebagai wujud apresiasi Pemkab Buleleng, karena seluruh desa adat telah memenuhi permintaan Pemkab untuk membuat perarem penanganan Covid-19. Sebelumnya insentif beras untuk relawan Covid-19 desa dinas dan kelurahan, sudah lebih dulu diberikan, dengan total penerima 5.462 orang.

"Dengan adanya perarem seperti mewajibkan masyarakat di desa adat menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak, Gugus Tugas Gotong Royong bisa bekerja lebih intensif atas perarem itu. Jadi, kami membantu kebutuhan mereka dengan insentif beras ini," terang Agus Suradnyana.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Gede Melandrat, mengatakan, penyerahan insentif ini sesuai dengan SK Bupati Buleleng Nomor 440/399/HK/2020, tentang Penerimaan Pengadaan Insentif Beras dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 Bagi Satuan Tugas Gotong Royong Desa Adat di Kabupaten Buleleng Tahun 2020.

Anggaran yang digunakan untuk memberikan insentif beras kepada Satgas Gotong Royong Desa Adat sebesar Rp 1.14 miliar, yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga. Insentif beras diprioritaskan bagi anggota Satgas yang bukan dari kalangan PNS maupun TNI/Polri. "Insentif diberikan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Ketika kemampuan anggaran daerah ada, tentu bantuan tidak berhenti sampai disini," jelasnya.

Insentif beras yang diberikan untuk Satgas Gotong Royong dan Relawan Covid-19 ini, merupakan beras petani lokal Buleleng, yang dibeli oleh Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) yang kemudian dibeli lagi dan dikelola oleh PD Swatantra. "Ini skema ekonomi khusus beras," tutupnya. 

(bx/dik/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news