Kamis, 06 Aug 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Dewan Minta Kaji Kemungkinan Pasar Beringkit Buka Tiap Hari

03 Juli 2020, 18: 02: 42 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dewan Minta Kaji Kemungkinan Pasar Beringkit Buka Tiap Hari

PASAR BERINGKIT: Pengunjung tengah melewati portal di Pasar Beringkit, Mengwi, Kamis (2/7). (SURPA ADISASTRA/BALI EXPRESS)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Meski di tengah pandemi Covid-19, Dewan Badung meminta agar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana (MGS) tetap berinovasi demi terkejarnya target pendapatan. Salah satu yang diminta dikaji adalah menambah jadwal buka Pasar Beringkit, Mengwi.
Awalnya Komisi III meminta data kunjungan ke 11 pasar yang dikelola Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, dimulai dari Januari hingga bulan ini, termasuk keperluan kunjungan, bertransaksi, refreshing, atau yang lainnya. "Kami sudah minta ke pengelola, data sejak Januari sebelum korona hingga menjelang New Normal ini terkait  tren penurunan (kunjungan) sejauh mana. Sehingga kami memiliki parameter jelas," ungkap Ketua Komisi III DPRD Badung, I Putu Alit Yandinata, Kamis (2/7) usai kunjungan kerja ke Perumda Pasar MGS.
Menurunnya tingkat kunjungan ke pasar, berbanding lurus dengan jumlah transaksi serta pendapatan. Meski begitu, Alit Yandinata menegaskan, Perumda Pasar tak boleh larut dalam suasana tersebut. "Bagaimana pun, kita tidak boleh larut dalam penurunan-penurunan itu. Kita harus tetap semangat, semangat menghadapi ke depan untuk pasar ini. Langkah-langkah apa yang bisa kita lakukan, posisinya bertahan atau melangkah," ujarnya.
Posisi perusahaan plat merah tersebut, kata politisi PDIP asal Abiansemal ini, masih bertahan. Hal ini tentunya tak bisa seterusnya, sebab tak bisa dipungkiri Perumda Pasar harus tetap mengejar target pendapatan yang saat ini rata-rata Rp 2 miliar per bulan.
Pihaknya pun, kata Alit, sudah memberikan kiat dalam konteks pengelolaan. Salah satunya mengkaji kemungkinan menambah jadwal buka Pasar Beringkit, Mengwi. "Contohnya, kami sudah diskusi dengan pengelola, apakah kita melakukan pemecahan dalam sebuah ruang dan gerak, tiap hari kita membuka Pasar Beringkit ini," ujarnya.
Karena, kata dia, ini merupakan salah satu upaya memecah konsentrasi pengunjung ke Pasar Beringkit yang saat ini buka dua kali dalam seminggu. "Ini salah satu bagian memecah terkonsentrasinya (pengunjung) dalam satu minggu dua kali dibuka, yaitu Rabu dan Minggu," paparnya.
Ia mencontohkan, pada Rabu dan Minggu tingkat kunjungan rata-rata 6 ribu-8 ribu. Dengan menambah jadwal buka, maka masyarakat lebih leluasa bertransaksi, serta dapat memperluas ruang gerak menjelang kenormalan baru. "Kalau kita berikan pemecahan ruang dan gerak melakukan transaksi, mulai Senin, Selasa, dan seterusnya, ini sebuah langkah untuk menghadapi New Normal ini," ucapnya.
Namun, ia menegaskan, hal ini harus dilakukan dengan kajian, sehingga tak sia-sia nantinya. "Tentu ini (harus) berdasarkan kajian, apakah supply dan demand ini di atas angin, atau tidak. Kalau tidak, kita kembali ke kebijakan pengelolaan sebelumnya," tandasnya.
Adapun pendapatan Perumda Pasar MGS Kabupaten Badung sempat menurun drastis di tengah pandemi Covid-19. Berdasarkan data, perusahaan plat merah ini menarget pendapatan Rp 2 miliar lebih per bulan. Dari target tersebut, pada Januari 2020 tercapai Rp 1,9 miliar lebih atau 92 persen. Kemudian Februari menurun menjadi Rp 1,6 miliar lebih atau 78 persen. Maret kembali turun menjadi Rp 1,4 miliar atau 71 persen. Nah, April kala pandemi Covid-19 menjadi isu internasional, pendapatan terjun bebas menjadi Rp 1,1 miliar lebih atau 57 persen.
Kabar bagusnya, Mei kembali merangkak naik pada Rp 1,3 miliar lebih atau 65 persen dari target. "Data pada bulan Juni belum terinci, namun naik dari sebelumnya," kata Dirut Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, I Made Sukantra.
Sukantra menyampaikan, penurunan pendapatan mulai terasa sejak 17 Maret. "Terparah itu April, terjun bebas. Tapi Mei sudah naik sedikit-sedikit," katanya.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news