Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Sejumlah Pantai di Tabanan Masih Ditutup untuk Wisatawan

07 Juli 2020, 19: 51: 47 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Sejumlah Pantai di Tabanan Masih Ditutup untuk Wisatawan

GOTONG ROYONG : Warga gotong royong membersihkan kawasan Pantai Yeh Gangga, Tabanan, Selasa (7/7). (istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Sejumlah pengelola pantai di Kabupaten Tabanan hingga saat ini, belum berani membuka kunjungan, meskipun beberapa pantai di Bali sudah ada yang dibuka kembali untuk umum. Hal ini dilakukan karena pengelola masih menunggu keputusan dari Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Kendatipun demikian, persiapan menghadapi new normal nampak dilakukan oleh masyarakat sekitar Pantai Yeh Gangga di Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan. Masyarakat bergotong royong membersihkan kawasan pantai dengan jumlah terbatas. 

Bendesa Adat Yeh Gangga I Ketut Dolia mengatakan,  Pantai Yeh Gangga sampai saat ini masih ditutup untuk kunjungan wisatawan. “Kita masih tutup, belum berani buka karena kita masih menunggu keputusan dari Pemkab Tabanan,” ungkapnya saat dikonfirmasi Selasa (7/7).

Hanya saja sebagai persiapan untuk menghadapi new normal, pihaknya telah melakukan kegiatan bersih-bersih pantai. Namun ia mengaku gotong royong tersebut hanya melibatkan sebanyak 25 orang, sesuai protokol kesehatan Covid-19.  “Kita tetap melakukan persiapan, meskipun belum ada keputusan resmi kapan pantai bisa dibuka,” tandasnya.

Hal serupa juga terjadi di Pantai Kelating, di Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, yang hingga saat ini masih ditutup untuk wisatawan.  Bendesa Adat Kelating Dewa Made Maharjana, mengatakan, pada Hari Raya Saraswati dan Banyu Pinaruh pihaknya memberlakukan penjagaan ketat dengan melibatkan pecalang dan linmas. Ini sebagai antisipasi adanya masyarakat malukat Banyu Pinaruh ke pantai. “Kita lakukan penjagaan ketat dari Sabtu pagi hingga Minggu sore,” ungkapnya.

Begitu pun dengan Pantai Kedunggu di Desa Belalang, Kecamatan Kediri, Tabanan, yang masih melakukan penutupan kunjungan. “Ada rencana dibuka tanggal 31 Juli sejalan dengan instruksi dari Provinsi Bali,” ucap Perbekel Belalang I Made Mustika. Sebagai persiapannya, pihaknya sudah mulai melakukan pembersihan pantai. Bahkan, kepada pedagang yang biasanya berjualan di sekitar pantai sudah dikoordinasikan untuk bisa kembali berjualan.

Ia pun menegaskan ketika kunjungan ke pantai dibuka untuk umum, tentunya akan ada penjagaan ketat oleh petugas. Pengunjung tetap diwajibkan menggunakan masker dan selalu diimbau jaga jarak sebagai antisipasi penyebaran virus Covid-19 di Tabanan,. "Protokol kesehatan tetap menjadi hal utama yang harus perhatikan," pungkasnya.

(bx/ras/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news