Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Staf Unud Bobol ATM Teman Untuk Judi Online

07 Juli 2020, 20: 24: 02 WIB | editor : Nyoman Suarna

Staf Unud Bobol ATM Teman Untuk Judi Online

Tersangka I Wayan Sukarta (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Seorang staf tenaga kependidikan Universitas Udayana (Unud) bernama I Wayan Sukarta  Denpasar ditangkap Satuan Reskrim Polresta Denpasar setelah melakukan pencurian uang ratusan juta rupiah dari ATM temannya sendiri. Pencurian tersebut dilalukan Jumat (17/4) sekitar pukul 11.00. Uang ratusan juta tersebut dikabarkan digunakan untuk bermain judi online.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menerangkan Selasa (7/7), kasus ini terungkap berawal dari laporan korban I Nyoman Alus, 47 kepada polisi. “Korban mengetahui uang di ATM- nya sudah tidak ada saat dia hendak ke ATM untuk mengambil uang. Ternyata saldo korban sudah tidak ada, padahal isinya Rp 119 juta lebih,” beber Iptu Sukadi.

Korban yang kaget dan bingung kemudian mendatangi pihak bank untuk mengecek transaksi yang sudah terjadi di rekeningnya. “Setelah melihat catatan transaksi, korban mencoba mengingat siapa yang memakai ATM-nya. Kecurigaan mengarah ke rekan sekerjanya” ungkapnya kembali.

Korban kemudian mendatangi pelaku dan bertanya apakah dia yang mengambil uang di ATM korban. Setelah didesak, pelaku akhirnya mengakui telah mengambil uang tersebut. “ Tersangka mengaku telah mengambil uang korban di ATM. Dia mengambil di ATM yang ada di kantor Universitas Udayana. Uang tersebut digunakan untuk bermain judi online oleh tersangka,” terang Iptu Sukadi.

Tidak terima uang ratusan juta miliknya raib, korban kemudian melaporkan rekannya ke Polresta Denpasar. “Setelah mendapat laporan, kami kemudian melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP awal. Kami mendapat keterangan bahwa tersangka berada di rumahnya di Jalan Pulau Singkep, Pedungan, Denpasar, Selasa (30/6) pukul 12.00 siang. Setelah kami selidiki ke kediamannya, kami mendapatkan tersangka ada di sana, dan kami langsung melakukan penangkapan,” ungkap Iptu Sukadi.

Setelah diinterogasi oleh polisi, pelaku mengakui perbuatannya mengambil semua uang di ATM rekan kerjanya. “Modusnya, tersangka mengambil uang ATM secara diam-diam,” jelasnya kembali.

Kini tersangka harus mendekam di sel Polresta Denpasar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Korban mengalami kerugian Rp 119 juta lebih akibat kejadian tersebut.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news