Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bangli Habiskan Cadangan Beras Pemerintah Untuk Penanganan Covid

07 Juli 2020, 20: 34: 09 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bangli Habiskan Cadangan Beras Pemerintah Untuk Penanganan Covid

LEPAS CBP : Bupati Bangli I Made Gianyar saat pelepasan CBP untuk masyarakat terdampak Covid-19. (I MADE MARTAWAN/BALI EXPRESS)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS - Pemkab Bangli menghabiskan cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog tahun ini.  Semuanya digelontorkan untuk penanganan Covid-19. Jika nanti butuh beras lagi untuk penanganan bencana, pemerintah bergantung kepada pemerintah pusat dan provinsi.  “Sudah tidak ada cadangan. Kalau perlu beras, kayaknya dari pemerintah pusat sampai kabupaten memikirkan rakyatnya,” ujar Bupati Bangli I Made Gianyar di sela-sela pelepasan bantuan CBP untuk masyarakat, Senin (6/7).

CBP 100 ton tersebut disalurkan untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Digelontorkan dalam dua tahap. Tahap pertama untuk memenuhi kebutuhan beras warga Desa Abuan, Kecamatan Susut yang menjalani karantina di rumahnya selama dua pekan karena transmisi lokal Covid-19 tinggi, Mei lalu. Saat itu pemerintah mengeluarkan beras 35.806,4 kg untuk 6.394 jiwa.

Sisanya, 64.197,8 kg untuk 12.344 jiwa masyarakat terdampak Covid-19 yang tersebar di empat kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Kintamani 47.257,6 kg untuk 9.088 jiwa, Tembuku 6.099,9 kg untuk 1.173 jiwa, Susut 4.108 kg untuk 790 jiwa dan di Kecamatan Bangli 6.723,6 kg dengan jumlah penerima 1.293 jiwa. “Yang belum dapat, jangan rewel. Sampaikan ke kepala desa, sampaikan ke lurah, sampaikan berikutnya ke dinas sosial,” ujar Gianyar. Ia memastikan bahwa ketika masih ada anggaran dan sepanjang masyarakat itu berhak menerima, pasti menjadi prioritas. “Seandainya ada yang salah, karena khilaf, bukan karena kesengajaan. Jangan kesalahan itu dibesar-besarkan, karena membesar-besarkan masalah jadi masalah besar,” imbuhnya. Ia pun mengajak masyarakat berpikir positif.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Wayan Karmawan memastikan, CBP tahun ini telah habis. Penyaluran sudah berdasarkan usulan. Bantuan beras di luar masyarakat Desa Abuan diprioritaskan bagi mereka yang terdampak pandemi, namun tidak mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa, bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial, dan bantuan terkait pandemi lainnya.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news