Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

Dukung Giri Prasta, Keputusan Demokrat Jauh Sebelum Koalisi di DPD

29 Juli 2020, 18: 18: 10 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dukung Giri Prasta, Keputusan Demokrat Jauh Sebelum Koalisi di DPD

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Ungkapan terima kasih I Nyoman Giri Prasta kepada fraksi Partai Demokrat di Badung, Selasa (28/7), bukan tanpa alasan. Ternyata partai berlambang bintang mercy ini memantapkan langkah mendukung Giri Prasta yang digadang-gadang kembali maju dalam Pilkada Badung, 9 Desember 2020.

Ketua DPC Demokrat Badung I Made Sunarta, Rabu (29/7), mengatakan, timbulnya dukungan kepada Giri Prasta berdasarkan aspirasi yang ada.

“Aspirasi kader dan aspirasi masyarakat yang kita tangkap. Mereka memang menghendaki Bapak Giri Prasta untuk kembali melanjutkan kepemimpinan di Badung,” ungkapnya, Rabu (29/7).

Diterangkan Sunarta yang juga duduk sebagai wakil ketua II DPRD Badung, aspirasi kader dan masyarakat mendukung Giri Prasta tertuang dalam hasil keputusan rapat pleno DPC Partai Demokrat Badung yang diperluas, Jumat (3/1), di Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi. Hal ini terkait penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Badung. “Penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Badung di DPC Demokrat Badung telah berlangsung. Bahkan dalam rapat pleno DPC Partai Demokrat Badung yang diperluas, telah diputuskan mendukung Bapak Giri Prasta dua periode,” ujarnya.

Hasil keputusan tertanggal 3 Januari 2020 itu, kata Sunarta, kemudian diteruskan ke DPD pada 14 Maret 2020. "Intinya DPC Partai Demokrat Badung tetap konsisten mendukung Bapak Giri Prasta, dengan siapapun nanti wakilnya,” tegasnya.

Terkait perbedaan sikap politik DPC Partai Demokrat Badung dengan DPD Partai Demokrat Provinsi Bali yang berkoalisi dengan DPD Partai Golkar Provinsi Bali, serta DPW Partai NasDem Provinsi Bali, ia menjelaskan, keputusan dukungan untuk Giri Prasta sudah ada sebelum koalisi tersebut. “Keputusan mendukung Bapak Giri Prasta kan jauh sebelum itu. Lagi pula keputusan dalam rapat pleno DPC Partai Demokrat Badung yang diperluas, sepenuhnya atas aspirasi kader dan masyarakat yang menginginkan Bapak Giri Prasta maju lagi,” ucapnya.

Ditanya jika nantinya induk partai memutuskan berbeda dengan sikap politik DPC Partai Demokrat Badung, Sunarta enggan menanggapi lebih jauh. “Kami tidak mau berandai-andai. Tapi kami kira tetap searah. Kami masih menunggu rekomendasi, siapa calon wakil bupati yang akan mendampingi Bapak Giri Prasta. Setelah itu barulah proses di partai akan dilanjutkan,” tandasnya.

Sebelumnya, I Nyoman Giri Prasta selaku petahana tak terlalu ambil pusing terkait munculnya nama calon lawan dalam Pilkada yang dimunculkan Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB). Menurutnya, masyarakat Badung bisa menilai kinerja dirinya saat memimpin sejak 2016 lalu. Bahkan Ketua DPC PDIP Badung ini sempat menyinggung kekuatan ‘banteng moncong putih’di parlemen Badung.

Giri Prasta justru menyambut baik jika ada warga Badung yang ingin ikut kontestasi di Pilkada Badung. Hal ini merupakan bagian dari dinamika demokrasi. “Siapapun orangnya, tidak ada menantang Giri Prasta. Kami kalau bicara demokrasi yang bagus dan berjalan dengan baik, tentu ada kesiapan warga Kabupaten Badung yang ikut kontestan ini,” ungkapnya usai rapat Paripurna DPRD Badung, Selasa (28/7) di gedung dewan.

Mantan ketua DPRD Badung dua periode ini melanjutkan, meski ada bakal calon lain yang ikut bertarung dalam memperebutkan kursi bupati dan wakil bupati, ia enggan disebut beradu. “Maaf di sini tidak ada adu-mengadu. Yang ada hanya disandingkan,” ujarnya.

Hanya saja, menurut Giri Prasta, masyarakat ‘Gumi Keris’ bisa melihat dan menilai kinerja dirinya bersama jajaran selama hampir lima tahun ini. Sehingga masyarakat bisa melihat figur dalam menggunakan hak pilihnya. “Yakin dan percaya masyarakat Badung sudah melek. SDM masyarakat Badung sudah menengah ke atas. Masyarakat akan mengetahui siapa sosok figur ini. Apa yang pernah dibuat untuk kesejahteraan masyarakat secara umum. Apa kebijakan sebagai wujud bukti untuk masyarakat,” bebernya.

Bahkan pria asal Pelaga, Petang ini tak segan ‘unjuk’ kekuatan di kursi parlemen Badung. Mengingat  70 persen kursi di dewan diduduki PDIP. Yakni 28 kursi dari total 40 kursi yang ada. “Kalau mau jujur ya, saya mempunyai kekuatan yang diberikan alam dan krama Badung. Kenapa? Karena kami memiliki contoh fraksi. Fraksi adalah 28 orang. Dari 28 fraksi ini, kita melihat 2/3. Pengambilan keputusan yang di DPRD adalah 2/3. Pertanyaannya sederhana, fraksi kami 28. Sehingga apa yang dilakukan untuk kebutuhan masyarakat bisa berjalan,” jelasnya.

Ia juga memuji dewan yang berasal dari Partai Demokrat yang selama ini mendukung kinerja pemerintah. “Apalagi contoh kawan-kawan saya yang di Fraksi Demokrat luar biasa. Terutama masyarakat Badung yang akan melihat,” imbuhnya.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news