Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Sehari, Kasus Positif Covid-19 di Karangasem Bertambah 28 Orang

29 Juli 2020, 18: 32: 49 WIB | editor : Nyoman Suarna

Sehari, Kasus Positif Covid-19 di Karangasem Bertambah 28 Orang

DATA TERBARU : Data terbaru kasus Covid-19 di Karangasem yang dilaporkan, Rabu (29/7). (ISTIMEWA)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pemerintah Karangasem dan masyarakat tampaknya tidak boleh menyerah untuk menekan agar angka kasus positif Covid-19 tidak terus meningkat. Dinas Kesehatan Karangasem kembali melaporkan tambahan angka kasus positif tertinggi sepanjang merebaknya Covid-19.

Data perkembangan akumulatif oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Karangasem mencatat, terdapat penambahan 28 kasus positif dalam sehari, Rabu (29/7). Jumlah ini termasuk paling tinggi dari laporan yang pernah disampaikan GTPP Karangasem sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama menjabarkan, 28 orang yang dilaporkan positif Covid-19, sesuai hasil pemeriksaan swab test, berasal dari lima kecamatan. Paling banyak di Kecamatan Karangasem, yakni lima kasus di Kelurahan Subagan, tiga di Kelurahan Karangasem, tiga di Desa Tegallinggah, tujuh di Desa Pertima, satu di Desa Bukit, satu di Kelurahan Padangkerta, dan dua kasus di Desa Seraya Tengah.

Disusul satu kasus di Desa/Kecamatan Bebandem, dan satu di Desa Bungaya, satu di Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, satu kasus di Desa Kesimpar, satu di Desa Labasari Kecamatan Abang, kemudian satu kasus lagi di Desa Antiga Kecamatan Manggis. "Saat ini yang masih dalam perawatan sebanyak 68 orang," tegas Putra Pertama.

Sementara itu, pasien yang dilaporkan sembuh sebanyak dua orang. Masing-masing berasal dari Desa Nawakerti Kecamatan Abang dan Desa Duda Timur Kecamatan Selat. Di sisi lain, sesuai manajemen data terbaru menyebutkan, kasus kematian akibat positif Covid-19 yang dibuktikan dengan pemeriksaan PCR sebanyak tujuh kasus.

"Untuk diketahui, ada pula kasus probable, yakni kasus suspek dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) atau yang meninggal dunia dengan diagnosis yang diyakini sebagai Covid-19. Namun belum ada hasil pemeriksaan laboratorium baik rapid test dan swab PCR. Ada empat kasus probable meninggal," jelasnya.

Pihaknya menegaskan bahwa kasus penyebaran Covid-19 di Karangasem tertinggi akibat transmisi lokal dengan persentase 91 persen. Sedangkan kasus transmisi luar pelaku perjalanan luar negeri hanya 9 persen. Sisanya nol. "Kami mengimbau masyarakat untuk taat menerapkan protokol kesehatan. Transmisi lokal cukup tinggi. Mohon tidak berkerumun dan terapkan hidup bersih dan sehat," ajak birokrat asal Sidemen ini.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news