Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Rai Mantra Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

29 Juli 2020, 20: 49: 04 WIB | editor : Nyoman Suarna

Rai Mantra Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

RAPAT: Wali Kota Rai Mantra dan Wakil Walikota Jaya Negara memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Kota Denpasar yang dilaksanakan melalui teleconference, Selasa (28/7) di Gedung Geraha Sewaka Dharma Lumintang. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Berbagai upaya terus dioptimalkan guna memastikan penanganan Covid-19 dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Untuk itu, Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, memimpin langsung rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Kota Denpasar yang dilaksanakan melalui teleconference, Selasa (28/7) di Gedung Geraha Sewaka Dharma Lumintang.

Walikota Rai Mantra dalam arahannya meminta agar seluruh anggota gugus tugas, baik di tingkat kota sampai desa dan kelurahan harus fokus dalam penanganan dan pencegahan Covid-19. Untuk memastikan hal ini, secara rutin GTPP akan melakukan evaluasi mingguan mengenai perkembangan Covid-19. Dimana desa/kelurahan harus tetap mendata warganya secara keseluruhan, baik itu warga asli maupun pendatang, karena data ini sangat penting dalam penanganan Covid-19. Saat ini Denpasar secara keseluruhan berada di zona resiko berwarna kuning (resiko rendah), walaupun masih ada beberapa yang berwarna oranye (risiko sedang) dan merah (resiko penularan tinggi).

Rai Mantra menekankan, saat ini GTPP Covid-19 fokus pada penurunan tingkat penularan di masyarakat sehingga masyarakat bisa lebih cepat beraktifitas dan berproduktifitas yang aman Covid-19. “Saat ini Kota Denpasar berada di zona oranye yang berarti tingkat resiko sedang. Inilah yang harus terus kami efektifkan, sehingga mampu menurunkan tingkat penularan,” ungkap Rai Mantra.

Rai Mantra menambahkan, kendati saat ini sudah memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, penerapan protokol kesehatan masih menjadi kunci utama di masyarakat. Hal ini dapat dilaksanakan dengan penggunaan masker, physical distancing atau menjaga jarak, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan setiap saat. Serta juga tak kalah penting, yakni menghindari dari kerumunan massa.

“Penerapan protokol kesehatan tetap menjadi kunci utama di masyarakat untuk dapat terhindar dari penularan Covid-19, serta dapat lebih produktif dan aman Covid-19,” imbuh Rai Mantra.

Sementara itu, Wakil Walikota Jaya Negara dalam arahannya, sangat mengapresiasi para Satgas Covid-19 di Denpasar yang selama ini sudah ikut serta bekerja dalam penanganan Covid-19. Termasuk turun langsung ke masyarakat yang terdampak maupun yang terkena Covid-19 dengan memotivasi warga agar selalu mengikuti protokol kesehatan. Sehingga desa dan kelurahan yang berada dalam zona resiko tinggi bisa termotivasi dalam penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Yang terpenting, saya berharap kepada desa dan kelurahan membuat sebuah peta per banjarnya dalam pemetaan kasus. Jadi nantinya setiap desa dan kelurahan bisa tahu warna resiko penyebaran maupun penanganan Covid-19 selama ini,” terangnya.

“Dengan adanya pemetaan warna resiko ini, ke depannya akan lebih mudah dalam mengambil langkah-langkah maupun solusi dalam penanganan Covid-19. Dengan kata lain, nantinya setiap banjar yang memiliki warna resiko hijau, bisa menjadi contoh bagi banjar yang berwarna kuning, oranye maupun merah sebagai langkah penanganan Covid-19 dengan cepat,” imbuh Jaya Negara.

(bx/bay/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news