Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Langgar RTRW, Proyek Pabrik Garam di Kusamba Dihentikan

29 Juli 2020, 21: 05: 17 WIB | editor : Nyoman Suarna

Langgar RTRW, Proyek Pabrik Garam di Kusamba Dihentikan

MELANGGAR: Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghentikan proyek pembangunan pabrik garam seluas sekitar 1 hektar di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Selasa (28/7). (HUMAS PEMKAB KLUNGKUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghentikan proyek pembangunan pabrik garam seluas sekitar 1 hektar di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Selasa (28/7). Seorang operator mesin yang kedapatan beraktivitas, langsung diminta berhenti. Proyek tersebut dinilai melanggar Perda Kabupaten Klungkung Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Perda Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2020 tentang RTRW.

Suwirta menyatakan, mengacu pada Perda RTRW Provinsi Bali, sepanjang pantai Tegal Besar ke timur hingga Pantai Goa Lawah merupakan kawasan pariwisata. Untuk menarik kunjungan wisatawan, Pemkab Klungkung tengah menyiapkan tempat produksi garam tradisional sebagai atraksi wisata di kawasan itu. Pemkab Klungkung, menurut Suwirta, juga telah mohon kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar areal pembangunan pabrik tersebut bisa dijadikan  tempat produksi garam tradisional.

“Pemerintah daerah tidak pernah melarang berinvestasi di Kabupaten Klungkung, malah mengharapkan hadirnya investasi. Namun ingat siapapun yang ingin berinvestasi harus taat terhadap aturan yang ada,” kata Suwirta. Dia pun menegaskan, proyek tersebut melanggar perda RTRW Kabupaten Klungkung, yaitu terkait sempadan pantai. Perda tersebut mengatur bahwa tidak boleh mendirikan bangunan permanen di kawasan itu.

Suwirta menginstruksikan Satpol PP dan Perbekel Desa Kusamba agar melakukan pengawasan untuk memastikan  pembangunan pabrik garam tidak dilanjutkan. Jika investor ngotot melanjutkan, bupati asal Ceningan, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida ini tidak segan-segan akan menempuh jalur hukum.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news