Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

Koster Dipanggil ke DPP, PDIP Enggan Kaitkan dengan Rekomendasi

29 Juli 2020, 21: 46: 10 WIB | editor : Nyoman Suarna

Koster Dipanggil ke DPP, PDIP Enggan Kaitkan dengan Rekomendasi

Ketua DPP Megawati Soekarnoputri bersama Wayan Koster. (DOK.JAWA POS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah dua kali mengumumkan rekomendasi untuk calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan dijagokan di Pilkada Serentak pada akhir tahun ini. Kendati demikian, rekomendasi untuk pilkada di enam kabupaten/kota di Bali, rupanya tidak masuk dalam kedua gelombang tersebut.

Berbagai spekulasi berkembang perihal rekomendasi PDIP untuk Bali yang terhitung daerah basis. Terakhir, spekulasi yang mencuat, rekomendasi itu urung disampaikan lantaran alotnya konfigurasi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk pilkada di Kabupaten Tabanan.

Namun di tengah ketidakpastian soal jadwal pengumuman rekomendasi, Rabu (29/7), Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster, dikabarkan dipanggil ke DPP di Jakarta. Informasinya, dia dipanggil bersama para ketua DPC di enam kabupaten/kota yang wilayahnya akan menghelat pilkada serentak.

Kabar tersebut praktis memantik spekulasi bahwa pemanggilan itu ada kaitannya dengan rekomendasi untuk pilkada di enam kabupaten/kota. Terlebih dalam konteks pilkada, para ketua DPC di enam kabupaten/kota merupakan kandidat calon kepala daerah.

Sumber di internal PDIP Bali tidak memungkiri kabar tersebut. Sayangnya, beberapa sumber enggan memastikan pemanggilan itu, apakah ada kaitannya dengan rekomendasi pilkada.

Seperti kata Sekretaris Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPD PDIP Bali, Dewa Made Mahayadnya, saat dikonfirmasi Rabu (29/7) sore. Menurutnya, dia mengaku tidak mendapatkan kepastian soal kabar tersebut. Namun, dari informasi yang diperoleh dari beberapa daerah lain, memang ada rombongan dari Bali ke DPP PDIP di Jakarta.

“Yang pasti saya tidak dapat info (secara langsung). Tapi yang tyang dapatkan infonya dari salah satu tim pemenangan di daerah, katanya calonnya dipanggil ke Jakarta,” ujar Mahayadnya.

Lantaran itu, dia pun tidak bersedia berkomentar jauh. Apalagi mengkonfirmasi bahwa pemanggilan tersebut terkait dengan urusan rekomendasi.

“Nah itu yang saya tidak tahu. Kalau kebiasaan di partai itu diumumkan oleh ketua umum (Ketum),” jelasnya.

Menurutnya, sesuai informasi yang diterimanya, rekomendasi dari DPP diprediksi masuk tahap ketiga yang akan diumumkan dalam waktu segera. Bisa akhir bulan ini atau awal Agustus mendatang. “Yang jelas saya tidak mengetahui (agenda pemanggilan itu). Karena saya di BSPN sedang mengelola saksi dan tim. Tim itu yang memberitahukan dipanggil ke Jakarta,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Sekretaris DPD PDIP Bali, I GN Jayanegara, memberikan keterangan yang tidak jauh beda. Dalam keterangan terpisah, Jayanegara memastikan bahwa pemanggilan itu tidak terkait dengan urusan rekomendasi.

"Saya yakin kedatangan teman-teman DPC bukan urusan jemput-menjemput rekomendasi. Karena belum ada diumumkan oleh DPP,” jelasnya.

Menurutnya, pilkada di enam kabupaten/kota di Bali kemungkinan besar masuk dalam gelombang ketiga. Bila mengikuti tradisi berdasarkan aturan dan mekanisme yang berlaku di internal partainya, DPP yang akan mengumumkan terlebih dulu. Baru kemudian disusul dengan pemanggilan pimpinan DPD dan DPC yang di wilayahnya akan menghelat pilkada.

Dia sendiri tidak bisa memastikan pengumuman gelombang ketiga dilakukan. Prediksinya awal Agustus. Antara 3 sampai dengan 7 Agustus 2020. Selain itu, dia pun enggan berkomentar soal pengumuman rekomendasi untuk di Bali yang disebut-sebut diwarnai tarik ulur lantaran dinamika di Kabupaten Tabanan.

“Kalau soal itu, saya tidak mengetahui. Karena yang punya kewenangan penuh itu, Ibu Ketua Umum. Bali sendiri memang belum pernah dipanggil. Seperti pengumuman rekomendasi daerah lain, pasti diumumkan dulu. Dan bisa saja saat diumumkan rekomendasi langsung diserahkan,” pungkasnya.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news