Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Jalan Tol Denpasar-Gilimanuk Akan  Lintasi Tiga Banjar Antosari

31 Juli 2020, 18: 41: 58 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Jalan Tol Denpasar-Gilimanuk Akan  Lintasi Tiga Banjar Antosari

SURVEI : Tim survei menunjukan peta drone rencana pembangunan jalan tol Denpasar-Gilimanuk di Desa Antosari, Kamis (30/7). (istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Pembangunan jalan tol Denpasar-Gilimanuk yang diprediksi akan mulai dibangun tahun 2021 mendatang, akan melintasi wilayah Tabanan, khususnya wilayah Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan. Bahkan Kamis (30/7) telah dilakukan survei ke Desa Antosari.

Hal itu pun dibenarkan Perbekel Desa Antosari I Wayan Widiartha, saat dikonfirmasi Jumat (31/7). Menurutnya, Kamis (30/7) telah dilakukan survei terkait rencana pembangunan jalan tol Denpasar-Gilimanuk yang akan melintasi kawasan Tabanan. "Kemarin ada survei dari petugas yang khususnya mendata di Desa Antosari, karena kebetulan masing-masing desa yang terlintasi proyek ini ada petugas khususnya," ungkapnya.

Dalam survei tersebut petugas memperlihatkan foto drone rencana pembangunan jalan tol, dimana untuk Desa Antosari melintasi tiga banjar, yakni Banjar Petiles, Gulingan, dan Umaseka dengan total sekitar 45 hektare. "Saya sempat bertanya nantinya jalan tol ini rencananya dari Gilimanuk sampai Mengwi itu turunannya di dekat pabrik Coca Cola," imbuhnya.

Kata dia, untuk selanjutnya tim akan melakukan penjajakan, dan dalam dua bulan kedepan juga akan dilakukan sosialisasi ke masyarakat, termasuk melakukan survei harga lahan dengan mengundang tim apraisal dan tentunya warga langsung. "Kita harapkan nanti harganya sesuai," lanjutnya.

Pihaknya menyambut baik rencana pembangunan jalan tol Denpasar-Gilimanuk dan berharap bisa segera terwujud, sehingga bisa mengurangi kemacetan yang sering kali terjadi di Jalur Denpasar-Gilimanuk. "Walaupun sudah dibangun beberapa shortcut di Jalur Denpasar-Gilimanuk ini, tapi tidak signifikan bisa mengurangi kemacetan, apalagi Jawa, Lombok, Sumbawa semua lewat jalur ini," paparnya.

Selain itu, pembangunan jalan tol tersebut diharapkan dapat mempercepat arus barang, utamanya produk pertanian di wilayah Selemadeg Barat yang sebagian besar didistribusikan ke Jawa. "Setelah informasi ini saya unggah ke media sosial, ternyata respon masyarakat lebih banyak yang setuju dan berharap bisa segera terealisasi," sambungnya.

Ia pun sempat mendapatkan informasi jika awalnya jalan tol tersebut rencananya akan melintasi wilayah Pantai Soka, namun hal itu diprediksi akan mengganggu pariwisata yang ada di kawasan tersebut. "Kemudian akhirnya proyeknya agak ke dalam karena harga lahan juga lebih murah dibandingkan di daerah selatan pesisir pantai," tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan I Made Yudiana belum bisa dimintai konfirmasi mengenai hal tersebut.

(bx/ras/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news