Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bobol Konter HP di Mengwi, Dua Pemuda Dibekuk Polisi

31 Juli 2020, 18: 48: 42 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bobol Konter HP di Mengwi, Dua Pemuda Dibekuk Polisi

PELAKU : Pelaku pembobol konter HP di Banjar Dajan Peken, Desa Mengwitani, Mengwi ditangkap polsisi.. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Dua orang pencuri bernama I Gede Sevtyia Adi, 19, dan I Gede Bram Rya, 19, ditangkap Unit Reskrim Polsek Mengwi setelah melakukan pencurian di sebuah konter penjualan pulsa milik korban Ardyansyah Syahril, 38, di Banjar Dajan Peken, Desa Mengwitani, Mengwi. Dua tersangka melakukan aksinya, Selasa (28/7) pukul 03.00 dini hari.

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Dodi Rahmawan menerangkan, kedua pelaku sudah merencanakan pencurian tersebut. "Tersangka Adi berperan merencanakan pencurian, kemudian tersangka Bram menyiapkan kendaraan dan gergaji serta pisau," ungkapnya, Jumat (31/7) siang.

Setelah rencana tersebut dinilai cukup matang, saat tengah malam keduanya kemudian berkeliling di seputaran TKP. "Sampai di TKP, tersangka Adi kemudian masuk ke konter tersebut, sementara Bram berjaga di luar. Adi masuk ke konter tersebut dengan cara memanjat pohon kamboja di samping konter. Tersangka kemudian menjebol atap bangunan lalu masuk ke dalam konter," beber Kombespol Dodi.

Saat berada di dalam konter, Adi dengan leluasa mencari barang berharga. "Setelah menggasak uang hasil penjualan pulsa Rp 5 juta,  tersangka kemudian keluar dan langsung kabur," ungkapnya kembali.

Korban mengetahui adanya pencurian di konter tersebut, Rabu (28/7) pagi, setelah diberitahu oleh adiknya yang berjualan kue di dekat konter. "Awalnya saksi curiga genteng toko kakaknya pecah. Kemudian dia mengecek ke dalam, ternyata sudah penuh debu. Curiga dengan adanya pencurian, saksi kemudian menelepon korban. Setelah korban mengecek konternya, ternyata uang hasil penjualan pulsa hilang," ungkap Kombespol Dodi.

Mendapat laporan, polisi melakukan olah TKP dan memeriksa saksi, Rabu (29/7). Polisi mendapat informasi keberadaan tersangka Bram di sebuah mess di Dalung, Kuta Utara. Setelah dilakukan pendalaman, polisi menangkap tersangka Bram. Pada hari yang sama, polisi berhasil menangkap Adi di wilayah Mengwitani.

"Kedua tersangka mengaku mencuri di konter tersebut dan mengambil uang Rp 5 juta. Uang tersebut kemudian dibagi 2, di mana Adi mendapat Rp 3.1 juta dan Bram Rp 900 ribu. Uang tersebut mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," bebernya kembali.

Tersangka juga mengaku, sebelumnya pernah mencuri di sebuah warung di Mengwitani dan mencuri layangan di Desa Buduk.

"Kami juga mengamankan barang bukti uang hasil curian Rp 3,5 juta lebih, dan sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan untuk mencuri, gergaji dan pisau," jelasnya.

Keduanya kini ditahan di Polsek Mengwi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news