Rabu, 12 Aug 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Tiga Jabatan Kepala Dinas di Pemkab Klungkung Diisi Pelaksana Tugas

31 Juli 2020, 19: 15: 34 WIB | editor : Nyoman Suarna

Tiga Jabatan Kepala Dinas di Pemkab Klungkung Diisi Pelaksana Tugas

Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Klungkung I Komang Susana (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

SEMARAPURA, BALI EXPRESS - Tercatat tiga jabatan kepala dinas di Pemkab Klungkung diisi pejabat pelaksana tugas (Plt). Ini setelah Kepala Dinas Pariwisata I Nengah Sukasta menyusul dua pejabat lainnya memasuki masa pensiun. Sukasta pensiun per 1 Agustus. “Sebelumnya dua. Sekarang Pak Sukasta pensiun, jadinya tiga jabatan diisi Plt,” ujar Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Klungkung I Komang Susana, Jumat (31/7).  Jabatan kepala Dinas Pariwisata diisi oleh Ida Bagus Mas Ananda dengan status Plt. Mas Ananda merupakan asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Klungkung. Sedangkan dua jabatan kepala dinas yang lebih dulu diisi Plt adalah Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga. Diisi oleh Luh Ketut Ari Citrawati yang secara definitif adalah asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Kemudian Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak diisi oleh I Wayan Sumarta yang notabene asisten Administrasi Umum.

Susana mengungkapkan, ketiga jabatan tersebut belum diisi pejabat definitif lantaran tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau kepala dinas belum dilanjutkan. Seperti diketahui, Pemkab Klungkung telah melakukan seleksi melalui tim panitia seleksi (pansel) untuk mengisi tiga jabatan di dinas tersebut dan jabatan kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan yang saat ini masih dipegang Ni Wayan Ringin. Ringin dipastikan pensiun tahun ini. Agar tidak terjadi kekosongan, pansel juga telah menyiapkan pengganti melalui seleksi itu. Hanya saja, seleksi JPTP yang sudah tahap pengumuman peserta  lolos administrasi harus ditunda karena pandemi Covid-19.

Susana yang juga sekretaris pansel belum berani memastikan kapan tahapan seleksi dilanjutkan. Tergantung Tim Asesor yang didatangkan dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Tim Asesor dibutuhkan tahapan tes kompetensi manajerial dan sosial kultural. Pansel sudah sempat menghubungi Tim Asesor, namun belum mendapat kepastian, kapan bisa datang ke Klungkung. Jika memang tidak bisa hadir, Susana menegaskan, bisa dilakukan secara daring (dalam jaringan). “Katanya (Tim Asesor) masih menyusun aplikasi. Kalau bisa datang, lebih bagus lagi. Pengalaman seleksi sebelumnya, Tim Asesor cuma dua hari di Klungkung,” terang Susana.

Pejabat asal Desa Pikat, Kecamatan Dawan berharap seleksi segera dilanjutkan. Hal tersebut agar tidak ada pejabat merangkap jabatan, karena dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap kinerja. “Sekarang sih masih aman-aman saja,” tandasnya.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news