Rabu, 29 Sep 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Denpasar Mulai Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

04 Agustus 2020, 18: 57: 57 WIB | editor : Nyoman Suarna

Denpasar Mulai Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

ilustrasi (DOK.JAWA POS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, mulai mempersiapkan pembelajaran tatap muka, terkait desa/kelurahan yang sudah masuk zona hijau.

Hingga kini sebanyak 14 desa/kelurahan telah masuk zona hijau. Sebelumnya 12 desa/kelurahan di wilayah Kota Denpasar masuk dalam zona hijau Covid-19. Adapun 12 desa maupun kelurahan yang masuk zona hijau yakni Desa Penatih Dangin Puri, Desa Kesiman Kertalangu, Desa Sanur Kaja, Desa Sanur Kauh, Desa Sumerta Kaja, Kelurahan Renon, Desa Dauh Puri Kelod, Kelurahan Dangin Puri, Desa Dauh Puri Kauh, Kelurahan Ubung, Desa Tegal Harum, dan Kelurahan Serangan. 12 desa/kelurahan ini dikatakan masuk zona hijau dengan sebaran kasus kurang dari tiga orang. Tambahannya Desa Dangin Puri Kelod dan Desa Sidakarya. Sehingga totalnya sudah 14 desa maupun kelurahan yang masuk zona hijau dari 43 desa maupun kelurahan yang ada di Denpasar.

Selain itu, tiga desa masih masuk kategori zona orange yakni Desa Pemecutan Kaja sebanyak 13 kasus, Desa Pemecutan Kelod dengan 12 kasus dan Desa Peguyangan Kaja dengan 12 kasus. Sementara 26 desa maupun kelurahan lainnya masuk zona kuning dengan jumlah kasus 3 hingga 11 kasus positif Covid-19.

Baca juga: PBB Belum Optimal, Komisi III Datangi BPN Buleleng

Berdasarkan data terakhir dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, sebanyak 7 desa maupun kelurahan dengan nol kasus positif Covid-19. Ketujuh desa maupun kelurahan tersebut yakni Kelurahan Serangan, Desa Sanur Kauh, Desa Sanur Kaja, Kelurahan Dangin Puri, Desa Dauh Puri Kauh, Kelurahan Penatih, dan Desa Tegal Harum. “Ini merupakan data terakhir yang kami terima. Nol kasus ini artinya semua pasien positif Covid-19 di wilayahnya sudah sembuh,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Selasa (4/8) siang.

Karena sebagian wilayah Kota Denpasar sudah memasuki zona hijau, Pemerintah Kota Denpasar mulai membahas pembelajaran tatap muka di wilayah zona hijau. Beberapa persiapan dan pertimbangan telah dilakukan. Namun pembukaan sekolah di zona hijau dengan pembelajaran tatap muka belum dilakukan. 

Dewa Gede Rai mengatakan, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar terus melakukan rapat dengan MKKS maupun kepala sekolah, membahas tentang pembelajaran tatap muka. “Saat ini terus dirapatkan bagaimana formula pembelajaran tatap muka di zona hijua ini. Masih dibahas termasuk bagaimana simulasinya nanti,” katanya.

Dewa Rai menambahkan, walaupun sudah zona hijau, tidak serta merta wilayah tersebut bebas penularan Covid-19. Kasusnya masih bisa melonjak kembali jika tak memperhatikan protokol kesehatan. Walaupun belum diterapkan, berbagai persiapan terus dilaksanakan.

“Dipersiapkan nanti, waktunya berapa jam dilaksanakan pembelajaran tatap mukanya, kapasitasnya berapa, apa perlu pembatas dengan mika antara satu meja dengan meja lainnya,” katanya.

Selain itu, menurut Dewa Rai, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri pembelajaran tatap muka baru bisa dilaksanakan jika wilayah tersebut zona hijau, mendapat izin kepala daerah, dan harus ada izin dari orang tua siswa. Sekolah juga harus sudah siap dengan semua protokol kesehatan. “Kalau mau belajar tatap muka, sekolah sudah siap dan memenuhi aturan yang berlaku. Kalau siap, nanti berapa shift, berapa jam. Kalau dulu dalam satu ruangan berisi 40 siswa, sekarang harus bergilir. Sekarang masih dicari formulanya,” imbuh Dewa Rai.

(bx/dhi/man/JPR)

 TOP