Jumat, 02 Oct 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Polres Klungkung Bubarkan Balapan Liar di Kawasan Kebun Jagung

05 Agustus 2020, 20: 07: 43 WIB | editor : Nyoman Suarna

Polres Klungkung Bubarkan Balapan Liar di Kawasan Kebun Jagung

BALAPAN LIAR : Karena meresahkan warga, balapan liar di Klungkung, akhirnya dibubarkan. Sebanyak 56 motor diamankan polisi. (HUMAS POLRES KLUNGKUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS - Sat Lantas Polres Klungkung membubarkan balapan liar di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, sebelah timur simpang Watu Klotok, Klungkung, Senin (5/8) sekitar pukul 03.00. Ada 56 sepeda motor dan satu unit mobil diamankan ke Polres Klungkung. Sedangkan para pelaku lari tunggang langgang meninggalkan kendaraannya.

Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Made Teja Dwi Permana mengatakan, saat polisi mendatangi lokasi balapan, tak sedikit terduga pelaku balapan liar maupun penonton berusaha menyembunyikan sepeda motornya sebelum kabur. Sejumlah sepeda motor ditemukan di kebun jagung hingga merusakan kebun tersebut.  Tidak menutup kemungkinan kerusakan kebun jagung ini bisa diproses hukum. “Pemilik jagung masih menghitung berapa kerugian. Masih perlu penyelidikan lebih lanjut,” terang Teja.

Teja menduga, orang-orang yang ada di lokasi balap liar sengaja menyembunyikan kendaraannya karena tidak bisa kabur mengendarai sepeda lantaran semua akses kendaraan ditutup oleh polisi.  Hingga Senin sore, baru sekitar 10 orang pria mendatangi Polres Klungkung mengaku sebagai pemilik sepeda motor yang diamankan polisi. Beberapa dari mereka mengaku hanya menonton. Ada juga beralasan kebetulan lewat di sana. Mereka pun sempat dihukum push-up oleh Wakapolres Kompol Sindar Sinaga.

Lanjut Teja, mereka yang datang ke polres tidak langsung diberikan membawa pulang motornya. Jika tidak ada unsur pidana, mereka harus membawa surat-surat kendaraan, datang bersama orangtuanya. Mereka akan diberikan pembinaan, baru kemudian membuat surat pernyataan diketahui orangtuanya. Jika kendaraannya tidak sesuai standar, misalnya tidak ada spion, knalpot brong dan lainnya, maka terlebih dulu harus melengkapi. Jika ada unsur pidana, maka akan diproses secara hukum sesuai dugaan pelanggaran.

Lebih lanjut, polisi dengan tiga balok di pundak ini menyampaikan, aksi trek-trekan itu sebenarnya sudah sempat berhenti, setelah polisi intensifkan patroli di jalur-jalur yang disinyalir dijadikan “sirkuit” pembalap liar. Namun ternyata, mereka berusaha lagi mencari celah. Berdasarkan orang yang datang dan mengaku pemilik kendaraan, termasuk dilihat dari plat kendaraannya,  balapan liar ini tidak hanya melibatkan “pembalap” Klungkung, namun juga “Pembalap” Gianyar, Denpasar, bahkan Jembrana. Aksi tersebut diduga menjadi ajang taruhan uang. “Masih diduga ya, belum pasti juga. Kami lihat  ada uang diselip-selipkan di motor protolan itu, diduga digunakan oleh joki untuk balapan,” tandas Teja, tanpa merinci besaran uang yang diselipkan itu.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news