Jumat, 02 Oct 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Cok Ace Klaim Menlu dan Menkumham Beri Apresiasi Prokes di Bali

11 Agustus 2020, 21: 14: 13 WIB | editor : Nyoman Suarna

Cok Ace Klaim Menlu dan Menkumham Beri Apresiasi Prokes di Bali

KUNJUNGAN: Wagub Cok Ace mendampingi Menlu Retno Marsudi dan Menkumham Yasonna Laoly dalam kunjungannya ke Ubud, Senin (10/8). (HUMAS PEMPROV BALI FOR BALI EXPRESS)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace mengklaim penerapan protokol kesehatan (prokes) di Bali mendapatkan apresiasi positif. Apresiasi itu, katanya, disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly.

Menurutnya, apresiasi itu disampaikan saat kedua menteri tersebut melakukan kunjungan ke kawasan wisata Ubud, Senin (10/8). Kunjungan itu diagendakan, karena kedua menteri bersama Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesudibjo ingin melihat kondisi riil yang diakibatkan pandemi Covid-19 pada dunia pariwisata, sektor yang sejauh ini menjadi tumpuan utama perekonomian Bali dan penyumbang devisa ke kas negara.

“Bapak dan ibu menteri juga ingin melihat bagaimana kesiapan protokol kesehatan di kawasan wisata di desa-desa di Bali. Astungkara, beliau memberikan apresiasi, karena terlihat penerapan protokol kesehatan sangat baik,” ujar Cok Ace usai mendampingi kedua menteri tersebut.

Panglingsir Puri Ubud ini menambahkan, penerapan protokol kesehatan ini menjadi salah satu pertimbangan sekaligus syarat mutlak untuk membuka aktivitas di bidang pariwisata.

Sejalan dengan itu, sambungnya, saat ini pemerintah pusat juga memberikan dukungan dan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan Pemprov Bali, terutama dalam menjalankan pariwisata yang berbasis budaya. “Saya meminta agar pemikiran-pemikiran pendahulu kita, aspek pariwisata budaya di Bali bisa dijaga bersama, terlebih sekarang ada perda yang melindungi hal tersebut. (Pariwisata budaya) ini adalah warisan kita yang sangat berharga,” imbuh tokoh yang lama berkecimpung di dunia pariwisata ini. Adapun perda yang dia maksudkan adalah Perda Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali yang diterbitkan pada Sabtu (8/8).

Dalam kegiatannya di Ubud, Menlu Retno Marsudi, Menkumham Yasonna Laoly, dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesudibjo, didampingi Wagub Cok Ace, menyempatkan berkunjung dan meninjau Pasar Seni dan Puri Ubud. Kunjungan ini merupakan kunjungan perdana pasca merebaknya pandemi.

Seperti diberitakan, pintu pariwisata Bali untuk wisatawan domestik telah dibuka secara terbatas dan bertahap pada 31 Juli 2020. Sebelumnya kawasan wisata dibuka untuk warga lokal Bali dimulai pada 9 Juli 2020 lalu. Masih ada satu tahapan lagi. Yakni membuka pariwisata untuk wisatawan mancanegara. Rencananya, tahap ini akan dilaksanakan pada 11 September 2020.

Namun, tahap ketiga yang sudah ditentukan jadwalnya itu, akan disesuaikan dengan kondisi dan dinamika perkembangan Covid-19 di lapangan. Serta penerapan prokes untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di kawasan wisata dan pendukungnya.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news