Jumat, 02 Oct 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Nyetir Sambil Jaga Anak, Pikap Tabrak Pohon Perindang

12 Agustus 2020, 14: 34: 02 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Nyetir Sambil Jaga Anak, Pikap Tabrak Pohon Perindang

KECELAKAAN : Kecelakaan pikap di Jalan Raya Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Rabu (12/8). (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Sebuah mobil pikap menabrak pohon perindang di Jalan Raya Blahbatuh, Gianyar, Rabu (11/8). 

Kecelakaan ini terjadi, diduga I Gede Sukra Darma Yasa, 30, asal Dausa, Kintamani, Bangli ini, menyetir sambil menjaga anaknya yang baru berusia 1,5 tahun.

Informasi yang dihimpun koran ini, kecelakaan terjadi pukul 10.30, di Jalan Umum Udayana, Banjar Antugan, Desa/Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Lakalantas tersebut melibatkan mobil suzuki cary pikap nomor polisi  DK 8802 PV yang menabrak pohon perindang yang ada di sebelah kiri badan jalan, karena 'out of control' ( tak bisa dikendalikan).

Pengemudi mobil I Gede Sukra Darma Yasa, mengalami luka lecet pada pipi kiri dan kanan, dahi kiri dan lutut kiri. Saat kejadian ia  bersama seorang penumpang, yaitu anaknya sendiri, Ni Luh Putu Ayu Darma Santi yang baru berusia1.5 tahun.

Dikonfirmasi Kapolsek Blahbatuh, AKP Yoga Widyatmoko  membenarkan kecelakaan tersebut. “Awalnya pengemudi mobil datang dari arah selatan ke utara, tiba di tempat kejadian perkara tidak bisa menguasai kendaraannya sehinhga menabrak pohon perindang yang ada di sebelah kiri badan jalan. Korban mengalami luka- luka, selanjutnya dirawat di rumah Sakit Umum Sanjiwani Gianyar,” paparnya.

Dari kecelakaan tersebut, diperkirakan kerugian korban sebesar Rp 10 juta. "Penyebabnya pengemudi tidak konsen menyetir karena sambil menjaga anaknya yang berusia 1,5 tahun tersebut,” imbuh AKP Yoga.

Salah satu warga setempat, Nyoman Kari, mengaku  kebetulan berada di dekat lokasi kejadian. Dikatakannya,  mobil pikap tersebut melaju dari seletan,  namun saat tiba di lokasi, tiba-tiba oleng hingga kemudian menghatam sebuah pohon perindang sehingga depan mobil menjadi ringsek. “Hantamannya keras sekali, kebetulan saya sedang berada di dekat lokasi,” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut, warga lantas memberikan pertolongan, dan terlihat sopirnya masih memangku anak kecil.  “Warga sudah ada yang ambil linggis untuk mengeluarkan sopir dan penumpang, dikira sopir dan penumpang tergencet,” jelasnya. 

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news